Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Empat Kecamatan di Temanggung Masuk Kawasan Kumuh, Namun Belum Dapat Dilakukan Penataan Tahun 2025, Ini Alasannya

Devi Khofifatur Rizqi • Selasa, 25 Februari 2025 | 00:46 WIB
Plt Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Temanggung, Wirawan.
Plt Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Temanggung, Wirawan.

RADARMAGELANG.ID. Temanggung - Masih ada 4 kecamatan di Kabupaten Temanggung yang perlu ditata karena masuk ke kawasan kumuh.

Hanya saja, penataan kawasan ini belum bisa dilakukan tahun 2025 lantaran tidak ada anggaran.

Plt Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Temanggung, Wirawan menjelaskan, empat kecamatan yang masuk dalam kawasan kumuh ini adalah Ngadirejo, Temanggung, Kranggan, dan Parakan.

Ia menyebut sudah berkoordinasi dengan kementerian terkait. Yakni mengenai penganggaran penataan kawasan kumuh di Kabupaten Temanggung.

"Tapi untuk perencanaan penganggaran penataan kawasan kumuh belum ada tahun ini.

Dari koordinasi itu semoga bisa mendapat dukungan untuk penataan," jelasnya.

Wirawan melanjutkan, alasan tidak adanya anggaran untuk penataan kawasan kumuh karena ada beberapa fokus yang dilaksanakan pada 2025.

Seperti pembangunan drainase, sanitasi, dan rumah tidak layak huni (RTLH).

"Untuk sanitasi kami fokuskan ke pedesaan. Itu sebagai upaya penanganan kemiskinan ekstrem dan stunting. Karena untuk masyarakat pinggiran masih banyak yang belum punya sanitasi yang layak," lanjutnya.

Wirawan membeberkan, hasil musrenbang dan pokok pikiran DPRD tahun 2024 akan dilakukan program RTLH. Tahun ini akan membangun 60 unit rumah. 

Selain itu, akan dilakukan sistem pengelolaan air limbah domestik di 13 desa.

"Ada 517 rumah sasaran untuk pengelolaan air limbah domestik. Tapi kami terus berupaya agak bisa bertambah," bebernya.

Ia berharap, program penataan kawasan kumuh melalui program Kotaku bisa kembali dilaksanakan. Lantaran program ini menunjang pengentasan kawasan kumuh di daerah.

"Semoga program kotaku kembali dilaksanakan dan semua pihak terlibat untuk penataannya. Sehingga pengentasan kawasan kumuh bisa lebih cepat," harapnya. (dev/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#DPRKPLH Kabupaten Temanggung #wirawan #Ngadirejo #kawasan kumuh #Parakan #temanggung #kranggan #empat kecamatan #Kabupaten Temanggung