Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Lompatan Besar Agus Setyawan : Dari Kades di Lereng Gunung Prau Menjadi Bupati Temanggung, Apa Program Prioritasnya?

Devi Khofifatur Rizqi • Sabtu, 15 Februari 2025 | 21:11 WIB
Agus Setyawan dan Nadia Muna bakal memimpin Kabupaten Temanggung hingga 2030.
Agus Setyawan dan Nadia Muna bakal memimpin Kabupaten Temanggung hingga 2030.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Kabupaten Temanggung bakal memiliki pemimpin baru. Tanggal 20 Februari 2025, pasangan Agus Setyawan dan drg Nadia Muna akan dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Temanggung periode 2025-2030 secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta.

Agus Setyawan atau akrab disapa Agus Gondrong ini sebelumnya adalah Kepada Desa Campurejo, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung.  

Pengabdiannya selama 16 tahun menjadi kepala desa tentu menjadi bekalnya untuk memimpin kota tembakau bersama drg Nadia Muna.

Pria kelahiran 16 Agustus 1975 ini menyatakan akan memprioritaskan sektor pertanian, infrastruktur, kesehatan, seni budaya, pariwisata dan pendidikan.

Dari sisi birokrasi, tutur suami dari Panca Dewi ini juga akan menata birokrasi pemerintahan.

Termasuk mewujudkan pemerintahan yang celar and clean. Setelah dilantik, Agus bertekad tancap gas. Melakukan kerja nyata untuk masyarakat Kabupaten Temanggung. 

"Tata kelola pemerintahan harus nomor satu. Karena kuncinya, penggeraknya, adalah birokrasi. Kami akan menjadikan pemerintahan di Temanggung yang clear and clean," bebernya.

Program lain yang menjadi visi misi pasangan Agus-Nadia, akan dikomparasikan dengan program pemerintah. Agus bertekad membuka seluas-luasnya pintu aspirasi masyarakat.

Ia ingin mendengar langsung aspirasi dan mengetahui berbagai masalah yang dihadapi masyarakat Temanggung. Baginya, aspirasi masyarakat menjadi aspek utama dalam membangun daerah.

Desa Campurejo, tanah kelahiran sekaligus tempatnya mengabdi sebagai kepala desa, berjarak 37-an kilometer dari pusat kota Temanggung.

Berada di lereng Gunung Prau. Jalan menuju ke sana melewati pegunungan, naik turun, berkelok-kelok. Sesekali kabut turun menutupi jalan. Di kanan kiri jalan terbentang tanah pertanian hijau.

Dari desa pelosok lereng gunung itulah Agus akan melaju ke pusat kota Temanggung.

“Ya pasti kita pindah ke kota,”cetus Agus kepada Radar Magelang ketika ditemui di rumahnya usai dinyatakan unggul dibandingkan pasangan calon lain November 2024 lalu.

Banyak prestasi ditorehkan Agus selama memimpin desanya. Pria 49 tahun ini berhasil membangun desa syber di Desa Campurejo pada 2015.

Dengan program internet itu, warganya bisa mengakses internet dan melek teknologi. Bahkan, program internet itu membawa Campurejo menjadi desa cyber pertama di Jawa Tengah.

Di sisi insfrastruktur, Agus berhasil membangun 5 Taman Pendidikan Alquran, 3 Taman Kanak-kanak (TK), 27 musala, 6 masjid, kantor desa, puskesmas pembantu, hingga gedung Bumdes. Tentunya, hal ini tidak lepas dari keseriusannya dalam memajukan pembangunan desa.

Ia juga membuat destinasi wisata menawan bernama Benteng Sata. Sebuah benteng yang terletak di puncak perbukitan dengan pemandangan alam Temanggung yang memesona.

Agus Setyawan dan istrinya, Panca Dewi yang kini menjadi anggota DPRD Kabupaten Temanggung.
Agus Setyawan dan istrinya, Panca Dewi yang kini menjadi anggota DPRD Kabupaten Temanggung.

Tak hanya itu, Agus Gondrong juga aktif dalam seni budaya. Ia serius mengembangkan kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Temanggung.

Terlebih, di desanya ada 37 kelompok seni budaya. Termasuk kesenian kuda lumping, marching band, hadroh, topeng ireng, calung, dangdut, santri jawa, dan lainnya.

Berkat ketekunannya dalam berkesenian, seni budaya Campurejo terkenal hingga kancah nasional.

Sisi lainnya, Agus juga getol mencegah pernikahan dini yang marak. Ia prihatin dengan kondisi tersebut lantaran.  

Maka, ia membuat larangan pernikahan dini dan gencar sosialisasi tentang wajib belajar kepada masyarakatnya. 

Hasilnya, selain kawin bocah dapat dicegah, ratusan anak-anak Campurejo kini berhasil lulus SMA bahkan puluhan lainnya menyandang gelar sarjana.

Di bidang kesehatan, Agus mengadakan 2 unit ambulans gratis untuk melayani warganya 24 jam. Kehadiran ambulans gratis membuat warga tak harus membayar ratusan ribu untuk biaya transportasi ke rumah sakit.

Agus juga memperhatikan pertanian dengan membangun jalan usaha tani. Jalan ke ladang-ladang yang awalnya hanya setapak menjadi lebar dan memudahkan masyarakat mengangkut bibit, pupuk serta hasil pertanian.

Sepanjang 10 kilometer lebih jalan usaha tani kini dirasakan betul manfaatnya oleh masyarakat sebagai penunjang sektor ekonomi. (dev/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#Agus Setyawan #kepala desa campurejo #program prioritas #agus gondrong #Kecamatan Tretep #Bupati Temanggung #drg nadia muna #temanggung