RADARMAGELANG.ID, Temanggung -Pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Temanggung pada 2024 mencapai 2.636 kasus.
Maka, Polres Temanggung terus meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan melalui Operasi Keselamatan Candi 2025.
Kapolres Temanggung AKBP Rully Thomas menjelaskan, pihaknya terus berupaya membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Pasalnya, pada 2024 kasus pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Temanggung meningkat dua persen dibanding tahun 2023.
"Angkanya naik dua persen atau mencapai 2.636 pelanggaran. Dibanding 2023 yang hanya 2.332 pelanggaran," jelasnya.
Rully melanjutkan, operasi keselamatan candi ini dilakukan selama 14 hari. Mulai 10-23 Februari 2025.
Kali ini, akan mengedepankan preemtif, preventif, disertai penegakan hukum dengan humanis dan edukatif.
"Adanya operasi ini untuk meningkatkan kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.
Serta menurunnya angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas sehingga tercipta kamseltibcarlantas," lanjutnya.
Kapolres berharap, operasi ini bisa berjalan lancar. Serta mampu memberikan hasil positif dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.
Ia meminta jajaran Satlantas Polres Temanggung mampu mempersiapkan langkah-langkah antisipasi secara taktis, teknis, dan strategis.
"Supaya mindset masyarakat ini menjadi sadar dan taat aturan lalu lintas. Serta pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas bisa diminimalisir," tambahnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo