RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Perumda Air Minum Tirta Agung Temanggung menunjukkan peran strategisnya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Yakni memberikan dividen tertinggi kepada Pemerintah Kabupaten Temanggung pada tahun 2024.
Realisasi dividen Perumda Air Minum Tirta Agung pada 2024 mencapai 101,64 persen atau Rp 4,75 miliar.
Angka itu meningkat dibanding RBB/RKAP yang ditargetkan Rp 4,67 miliar.
"Dividen yang kami setorkan ke Pemerintah Kabupaten Temanggung Rp 4,75 miliar. Itu meningkat dari target," kata Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Agung Temanggung, Rinto Adhi Utomo.
Rinto melanjutkan, berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan dividen. Salah satunya, menambah sambungan pipa untuk masyarakat.
Pihaknya juga kolaborasi dan melakukan inovasi untuk mencapai target yang telah ditentukan.
"Kami tambah sambungan pipa. Dan ada upaya lain untuk meningkatkan dividen. Semoga di tahun ini terus meningkat," lanjutnya.
Sementara Pj Bupati Temanggung Hary Agung Prabowo mengapresiasi Perumda Tirta Agung Temanggung yang melampaui target dalam dividen.
"Hanya saja baru tiga BUMD yang dividennya melampaui 100 persen. Ada Perumda Air Minum Tirta Agung, Perumda BPR Bank Pasar, dan Perumda Apotek Waringin Mulyo," jelasnya.
Dikatakan ada 5 BUMD yang meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam audit laporan keuangan. Yakni Perumda Air Minum Tirta Agung, BPR Bank Pasar, Apotek Waringin Mulyo, Bhumi Phala Wisata, dan PT BPR BKK Temanggung.
"Untuk Perumda Aneka Usaha harus dikroscek dulu. Akan kami terjunkan tim dari inspektorat kesalahannya di mana dari hasil KAP yang dilaporkan," ujar Hary.
Kendati begitu, ia berharap setiap tahun ada peningkatan dividen dari BUMD. Termasuk peningkatan kinerja untuk menyejahterahkan pegawainya.
"Harapan kami selaku pemilik modal, setiap tahun BUMD meningkat. Termasuk kinerja dan operasionalnya. Serta bisa memberikan dividen lebih banyak kepada pemerintah daerah," tandas pj bupati. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo