Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Damkar dan BKSDA Jateng Pantau Monyet Ekor Panjang yang Masuk ke Permukim Warga di Parakan Temanggung

Devi Khofifatur Rizqi • Minggu, 19 Januari 2025 | 03:30 WIB
Petugas Damkar Temanggung bersama BKSDA  saat memantau monyet ekor panjang yang masuk ke wilayah Parakan.
Petugas Damkar Temanggung bersama BKSDA saat memantau monyet ekor panjang yang masuk ke wilayah Parakan.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Kawanan monyet ekor panjang kembali masuk ke permukiman warga di Parakan, Temanggung.

Makanya, Damkar bersama Balai Konservasi Sumber Daya Akan (BKSDA) Provinsi Jawa Tengah berupaya mengembalikan ke habitat aslinya.

Kawanan monyet ekor panjang kembali meresahkan warga. Ada sekitar 30 ekor monyet yang kini masuk ke permukiman.

Selain itu, hewan primata ini sempat melewati jembatan Parakan dan mencari makan.

"Jadi ada laporan warga ke kami. Makanya kami lakukan penyisiran di sungai Parakan dan memasang jebakan," kata Kasi Pemadaman, Penyelamatan, dan Evakuasi Kebakaran pada Damkar Temanggung, Edi Irwanto.

Upaya itu untuk mengembalikan kawanan monyet ke habitatnya. Sehingga tidak meresahkan masyarakat.

Damkar Temanggung juga bekerja sama dengan BKSDA Jateng Resor Konservasi Wilayah (RKW) Wonosobo.

Meski begitu, dalam penyisiran hanya ditemukan bekas-bekas hewan primata.

"Dari penyisiran belum ditemukan keberadaannya. Karena koloninya selalu berpindah-pindah," jelas Edi.

Sementara Staff BKSDA Jateng RKW Wonosobo, Rodrigo Tyas mengatakan, pihaknya memasang beberapa jebakan di lokasi terakhir keberadaan hewan primata ini.

Kawanan monyet diperkirakan sudah berpindah sejauh 15 kilometer dari titik awal yang dilaporkan.

"Kalau perkiraannya kawanan monyet ini sudah berpindah. Kemungkinan untuk kembali lagi masih belum tau," ujarnya.

Kendati begitu, Rodrigo meminta agar masyarakat tidak mengambil tindakan seperti menembak monyet.

"Dugaannya memang monyet ini turun ke permukiman warga untuk mencari makan. Atau bisa jadi karena terusir dari daerah tertentu," tambah Rodrigo. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#kawanan monyet #damkar #Parakan #bksda jateng #temanggung