RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Hujan terus-menerus membuat aspal jalan rusak dan mengelupas. Hal itu menjadi perhatian serius pemerintah daerah demi kenyamanan pengendara jalan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Temanggung, Hendy Wahyu Noerhidayat menerangkan, terdapat sejumlah titik aspal rusak dan mengelupas di wilayah Temanggung.
Menurutnya, kerusakan itu karena hujan lebat dan tonase kendaraan yang berlebih.
"Musuh aspal itu air. Kalau ditambal, terus kena hujan bakal mengelupas. Makanya akan segera kami lakukan perbaikan," terangnya.
Hendy mengatakan, hingga kini hujan masih terus berlangsung di wilayah Temanggung. Hal ini berpengaruh terhadap kondisi jalan. "Jalan yang kemarin sudah bagus, kemudian ada hujan lebat, banjir dan lain sebagainya, akhirnya rusak," katanya.
Meski begitu, DPUPR Temanggung tetap menyiapkan anggaran penyediaan material aspal. Yakni aspal butas dari Pulau Buton.
Aspal ini dikemas dalam bentuk sak per 25 kilogram.
"Nah aspalnya ini tinggal dihamparkan saja. Lalu dipadatkan untuk menanggulangi jalan-jalan berlubang," lanjut Hendy.
Dikatakan, total jalan kabupaten di Temanggung sepanjang 650,47 kilometer. Terdiri dari 207 ruas jalan. Ia menyebut, hingga akhir 2024 kondisi jalan mantap sudah mencapai 80 persen.
"Kalau kategori rusak berat saat ini hanya tiga sampai empat persen," kata Hendy.
Ditambahkan Hendy, DPUPR Temanggung terus berupaya melakukan perbaikan jalan kabupaten. Ia juga mengerahkan 6 UPT yang bergerak di jalan-jalan kabupaten. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo