Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Hadir di Perayaan Milad ke-112 PWM Jateng di Temanggung, Prof Haedar Nasir Ajak Warga Muhammadiyah Muhasabah agar Tidak Terlena dengan Kemudahan

Magang Radar Magelang • Minggu, 24 November 2024 | 04:52 WIB
Ketua PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir, Ketua PWM Jateng Tafsir dan jajarannya menekan tombol sirine menandai diresmikannya Gedung Zam-Zam RS PKU Muhammadiyah Temanggung, Sabtu (23/11/2024).
Ketua PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir, Ketua PWM Jateng Tafsir dan jajarannya menekan tombol sirine menandai diresmikannya Gedung Zam-Zam RS PKU Muhammadiyah Temanggung, Sabtu (23/11/2024).

RADARMAGELANG.ID, Temanggung– Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menggelar resepsi Milad ke-122 di Temanggung, Sabtu (23/11/2024).

Sekaligus grand launching Gedung Zam-Zam Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Temanggung (RS PMT).

Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Prof Haedar Nasir, MSi yang hadir pada kesempatan tersebut menyatakan Muhammadiyah dalam usia 112 tahun terus berkiprah di bidang pendidikan, kesehatan, sosial dan ekonomi.

Hal itu untuk kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga ekosistem agar tetap bisa bersatu dalam keragaman dan hidup terjaga.

Ia berpesan agar warga Muhammadiyah dapat menjadi golongan umat yang terpilih.

Artinya sebagai sekelompok umat yang bertanggung jawab untuk memberdayakan dan memajukan manusia dengan ilmu.

“Dulu RS ini masih kecil. Sekarang sudah seperti ini. Ini sesuai dengan jati diri dan spirit Kiai Ahmad Dahlan dulu memakai QS Al-Imran 104 untuk menjadi golongan yang terpilih. Nanti kalau virus ini menyebar ke cabang dan ranting lain, Insya Allah 5 sampai 10 tahun lagi
Muhammadiyah akan dahsyat lagi,” tegas Haedar dalam acara yang dihadiri 1000 tamu undangan.

Hadir pula para tokoh penting seperti Ketua MPKU PP Muhammadiyah Muhammad Agus Syamsudin, Ketua PWM Jateng KH Tafsir, anggota DPD Muhdi, Pj Bupati Temanggung Hary Agung Prabowo, Direktur RS PMT dr Achirudin Timora, ketua PD Muhammadiyah dan PD Aisyiyah se-Jawa Tengah, para rektor perguruan tinggi Muhammadiyah se-Jateng dan forkompimda Temanggung.

Haedar mengingatkan kepada jamaah Muhammadiyah untuk tetap muhasabah diri dengan kemajuan yang ada.

Dengan segala kemudahan yang tersedia, jamaah diharapkan dapat lebih berkhidmat dan berdakwah lebih optimal.

“Dulu di zaman perintis, semua serba susah, namun Kiai Dahlan bisa meletakkan fondasi. Sekarang serba mudah mestinya lebih berhasil lagi.

Tapi biasanya di kemajuan ini banyak godaan. Maka dari itu kita muhasabah agar tidak terlena dengan segala kemudahan,” ujarnya mengingatkan.

Haedar mengajak jamaah untuk memobilisasi seluruh kemampuan untuk memakmurkan rakyat tanpa memandang latar belakang.

“Muhammadiyah hadir di daerah tertinggal untuk memajukan manusia tanpa memandang agama. Ke depan kita harus meningkatkan usaha bersama-sama agar dapat meningkatkan pendidikan dan kesehatan bangsa Indonesia.

Untuk itu Muhammadiyah hadir agar dapat membimbing generasi penerus untuk mencapai Indonesia Emas dengan nurani yang baik,” imbuh Haedar.

Dalam acara milad di Kota Kupang pada 4 Desember mendatang, PP Muhammadiyah akan menyelenggarakan penghargaan kepada kader Muhammadiyah dengan level nasional.

Adanya penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para kader di semua sektor yang sudah bekerja dengan gigih untuk memajukan dakwah Muhammadiyah.

“Di berbagai daerah yang tertinggal dan termarjinal, banyak kader Muhammadiyah yang perlu diapresiasi. Kita menghargai orang yang bekerja. Ini harus menjadi culture orang Indonesia.

Kita menghargai orang yang bekerja, bahkan nirpamrih di lorong-lorong sepi. Jangan hanya terpaku kepada orang yang sekadar berbicara atau populisme murahan yang sebenarnya tidak bekerja optimal untuk masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Ketua PWM Jawa Tengah KH Tafsir mengungkapkan Muhammadiyah berupaya selalu memberikan kemanfaatan pada masyarakat melalui 3J. Yakni jamaah, jam’iyah dan jariyah. Serta memberikan kemakmuran untuk semua.

Sementara itu  Ketua PDM Kabupaten Temanggung Makmun Piyoto menjelaskan Gedung Zam-Zam RS PKU Muhammadiyah mulai dibangun pada Mei 2022.

Pembangunan selama 2 tahun lebih 5 bulan ini menelan biaya Rp 104 miliar berasal dari swadana dan swakelola.

Dinamai Gedung Zam-Zam harapannya seperti air zam-zam yang menyehatkan, membawa berkah dan dicari banyak orang. Gedung ini berlantai 6.

Dalam perayaan milad ini, PWM Jawa Tengah memberikan penghargaan kepada PDM yang berpestasi dalam sepuluh kategori.

Apresiasi ini diberikan atas kontribusi pada PDM yang memberikan dedikasi mendukung berbagai kegiatan dan pengembangan organisasi di daerah masing-masing.

Milad berlangsung semarak dengan penampilan tari-tarian dari siswa Muhammadiyah, paduan suara RS PKU Muhammadiyah Temanggung serta angklung dari komunitas lansia. (mg27/lis)

 

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#muhammadiyah #RS PKU Muhammadiyah Temanggung RSMT #KH Tafsir #PDM #PWM Jawa Tengah #temanggung #Milad ke 112 #haedar nasir