Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Kasus DBD di Kabupaten Temanggung 1215, Meninggal 16 Orang, Pemkab Bentuk Tim PSN

Addin Alfath • Selasa, 2 Juli 2024 | 17:21 WIB
Rapat penanggulangan DBD di Graha Bumi Phala, Senin (1/7/2024) yang dihadiri instansi terkait Pemkab Temanggung.
Rapat penanggulangan DBD di Graha Bumi Phala, Senin (1/7/2024) yang dihadiri instansi terkait Pemkab Temanggung.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Temanggung mencapai 1.215 kasus, 16 orang di antaranya meninggal.

Pemerintah mengajak masyarakat melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). 

Penjabat Bupati Temanggung Hary Agung Prabowo menyampaikan, DBD harus segera ditanggulangi supaya cepat turun, karena kasusnya cukup tinggi.

 "Kita segera membentuk tim untuk bisa melakukan gerakan bersama memberantas sarang nyamuk. Gerakan pertama kita lakukan dengan cara PSN," katanya di sela rapat penanggulangan DBD di Graha Bumi Phala, Senin (1/7/2024).

Hasil rapat koordinasi dengan instansi terkait, PSN lebih efektif dibanding fogging. Karena fogging hanya membunuh nyamuk dewasa.

Sedangkan PSN membunuh mulai dari larva, sampai nyamuk yang mau berkembang menjadi dewasa.

"Mudah-mudahan gerakan besok Jumat ini bisa kita lakukan. Sambil kita melakukan evaluasi ke depan apakah ini efektif atau tidak. Satu kepala OPD rencana satu desa," ungkapnya.

Dia mengatakan, pasien DB yang memang dirujuk ke rumah sakit harus diterima. Karena peralatan di puskesmas tidak sebanding dengan rumah sakit, dan ada beberapa alat kesehatan yang tidak bisa dilakukan di puskesmas. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Intan Pandanwangi menjelaskan, pengasapan untuk membunuh nyamuk pembawa penyakit DBD di Kabupaten Temanggung tahun ini telah dilakukan di 20 lokasi.

Meningkat dari tahun lalu yang hanya di lima lokasi. 

"Kami juga melaksanakan edukasi ke masyarakat secara masif. Fogging sampai Juni 2024 ada 20 kegiatan. Ini meningkat dibanding tahun lalu yang sampai Juni 2023 hanya ada lima kali fogging," katanya.

DBD di Kabupaten Temanggung hingga Juni 2024 telah mencapai 1.215 kasus.

Saat ini ada 42 penderita DBD yang dirawat di empat rumah sakit (RS), yakni di RS Gunung Sawo dua orang, PKU 10 orang, RSK 12 orang, di RSUD 18 orang.

Di puskesmas yang paling tinggi di Puskesmas Temanggung 144 kasus, Dharmorini 105 kasus, Kandangan 95 kasus, dan Kedu 88 kasus.

Total kematian sampai akhir Juni 2024 ada 16 kasus, dua di antaranya murni karena DBD, sedangkan lainnya karena ada komorbid.

"Kami sudah melakukan beberapa kegiatan untuk penanggulangan DBD ini. Selain melakukan koordinasi dan pengelolaan DBD di RS dan puskesmas, juga membagikan logistik berupa larvasida dan rapid diagnosa test (RDT) ke RS maupun puskesmas. Kami juga sudah menyebar surat edaran untuk gerakan PSN ke kecamatan," katanya. (din/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#kasus demam berdarah dengue #Penjabat Bupati Temanggung Hary Agung Wibowo #fogging #pemberantasan sarang nyamuk #dinkes #dbd #Kabupaten Temanggung #intan pandanwangi