RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Temanggung membuat rintisan puskesos di masing-masing desa.
Puskesos adalah pusat data informasi layanan dasar dan perlindungan sosial di bawah kewenangan pemerintah desa atau kelurahan.
"Harapan kami, pada 2025 sudah ada puskesos di masing-masing desa atau kelurahan. Kami juga baru melakukan koordinasi dan komunikasi kepada dinas terkait. Terutama pemerintah desa untuk bisa mengalokasikan anggarannya untuk puskesos ini," kata Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Jawa Tengah Bambang Edi Wahono dalam rapat koordinasi IPSM Kabupaten Temanggung, di Aula Dinsos, Rabu (22/5/2024).
Dia mengatakan, antara pilar-pilar sosial harus saling bersinergi dan menguatkan.
Tantangan ke depan peran PSM adalah harus semakin aktif membantu dalam penanganan permasalahan sosial di masyarakat. Bagi dia, PSM membantu tugas pemerintah.
Maka diperlukan kepekaan dan kepedulian personel anggota pekerja sosial masyarakat, manakala di lingkungannya ada individu-individu yang kurang beruntung.
Fungsional Pekerja Sosial Atik Nurhidayati menyampaikan, IPSM Kabupaten Temanggung rutin melakukan pertemuan rapat koordinasi dan melakukan perekrutan PSM.
Di awal, pihaknya merekrut 25 anggota PSM, terdiri atas orang-orang yang sudah aktif di kegiatan sosial.
"Kami memfasilitasi untuk kegiatan IPSM Kabupaten Temanggung tersebut. Namun setelah pandemi berkurang, karena kebijakan penyesuaian anggaran," jelasnya. (din/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo