Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Pelaku Duel Maut Satu Lawan Satu di Lapangan Desa Nguwet, Kecamatan Kranggan, Temanggung Ditangkap di Jogja

H. Arif Riyanto • Kamis, 9 Mei 2024 | 22:07 WIB
Tim Resmob Polres Temanggung mengamankan pelaku berinisial YSE saat kabur ke Sleman Jogjakarta
Tim Resmob Polres Temanggung mengamankan pelaku berinisial YSE saat kabur ke Sleman Jogjakarta

RADARMAGELANG.ID, Temanggung—Pelaku duel yang mengakibatkan satu orang tewas diamankan anggota Resmob Polres Temanggung di Jogjakarta.

Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Budi Raharjo menjelaskan, pelaku tertangkap Kamis (9/5/2024) pukul 11.00 di Jogja.

Pelaku kabur menggunakan bus.

Antara korban dan pelaku saling mengenal.

Dikatakan Budi, duel dipicu sakit hati.

Ada kata-kata korban yang menyinggung perasaan pelaku.

Pelaku dan korban janjian duel di tempat tersebut.

Duel itu mengakibatkan satu orang meninggal.

Korban Milad Aldiyansyah, 30, dan pelaku berinisial YSE.

"Setelah kejadian ini pelaku melarikan diri. Namun kami dari Tim Resmob langsung melakukan pengejaran. Pukul 11.00 pelaku sudah kami amankan di Jogjakarta," jelasnya.

Dia menyebutkan, berdasarkan pemeriksaan sementara, terdapat satu luka tusuk di bagian punggung korban, dan lecet-lecet bagian kaki, dimungkinkan akibat perkelahian itu.

Lebar luka yang tampak dari luar sekitar 2 sentimeter, dan kedalamannya masih dalam proses pemeriksaan.

Pihak kepolisian masih melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

"Mereka ini sudah janjian dan berangkatnya pun beriringan. Artinya, waktu ke lokasi hampir bersamaan," ungkapnya.

Menurut dia, istri korban juga berada di tempat kejadian perkara (TKP) bersama empat teman lainnya.

Sementara dari pihak pelaku ditemani enam teman lainnya.

Pelaku juga mengalami bekas luka pukulan di kepalanya.

"Tadi saya tanyakan kepada saksi-saksi, ada yang sempat melerai namun dari pihak pelaku ada yang mengompori untuk lanjut lagi," katanya.

Dikatakan, pelaku baru keluar dari lembaga permasyarakatan (LP), korban juga begitu.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pemuda tewas usai berduel di lapangan sepak bola Desa Nguwet, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, Kamis (9/5/2024) dini hari sekitar pukul 03.00.

Dari video yang beredar di media sosial, Lapangan Nguwet yang menjadi tempat mereka berduel diberi garis polisi.

Pantauan Jawa Pos Radar Magelang Kamis (9/5/2024) sekitar pukul 09.00, garis polisi telah dilepas.

Lokasi sudah sepi, namun ada sedikit bekas ceceran darah di luar lapangan.

Menurut warga di lokasi, pemuda yang berduel berumur sekitar 27 atau 28 tahun.

Berdasarkan keterangan warga setempat Muhadi mengatakan, ceceran darah tersebut adalah darah dari luka korban akibat tertusuk senjata tajam oleh lawan duelnya.

Mereka berkelahi karena urusan pribadi.

Perkelahian tersebut ditonton banyak orang.

Namun tak ada satu pun warga yang berani melerai.

"Saya mau keluar tapi dilarang istri saya. Istri saya bilang ojo golek molo. Mereka duel seperti sabung ayam. Dua orang berduel dan ada sejumlah orang yang ramai-ramai menonton mengitari. Koyo didu (seperti diadu)," katanya kepada Jawa Pos Radar Magelang.

Muhadi mengetahui ada orang yang meninggal usai salat subuh dari masjid. Karena ada polisi di lokasi tersebut.

Dia kemudian menanyakan kepada polisi, dan mengetahui ada yang meninggal akibat kejadian itu.

 "Di sini memang sering ada tantang-tantangan seperti itu. Tapi baru kali ini ada yang sampai meninggal. Biasanya yang tantang-tantangan itu malah orang luar desa sini," ungkapnya.

Diketahui, korban meninggal telah dibawa ke RSUD Kabupaten Temanggung. Sementara lawan duelnya dalam kondisi kritis.

Dokter dari Biddokkes Polda Jateng juga dalam perjalanan menuju RSUD untuk melakukan otopsi. (din/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#dendam #jogjakarta #tewas #duel maut #polres temanggung #sleman #resmob #temanggung #kranggan #sakit hati