Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Lereng Gunung Sindoro dan Sumbing Hujan Deras, Sungai Galeh Parakan Temanggung Banjir Bandang, Gerus Fondasi Rumah Warga, Begini Kondisinya

Addin Alfath • Senin, 22 April 2024 | 06:02 WIB
Fondasi rumah warga di tepi Sungai Galeh Parakan, Temanggung ambrol tergerus banjir, Minggu (21/4/2024).
Fondasi rumah warga di tepi Sungai Galeh Parakan, Temanggung ambrol tergerus banjir, Minggu (21/4/2024).

RADARMAGELANG.ID, Temanggung– Hujan deras yang mengguyur lereng Gunung Sindoro dan Sumbing menyebabkan banjir bandang di Sungai Galeh, Parakan, Kabupaten Temanggung, Minggu (21/4/2024) sore.

Banjir besar itu menggerus sebuah rumah di tepi sungai di Lingkungan Kentengsari RT 1 RW 6, Kelurahan Parakan Wetan, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung.

Fondasi rumah milik Imam Darwoto, 45, itu ambrol terbawa banjir.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Saat kejadian, rumah dihuni tiga orang.

Kasi Penanganan Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Priyo Harjanto menjelaskan, banjir besar terjadi sekitar pukul 15.00 – 17.30.

Berdasarkan keterangan Ketua RT setempat Muhyanto, sebelum banjir, hujan deras mengguyur lereng Gunung Sindoro dan Sumbing.

Fondasi rumah warga di tepi Sungai Galeh Parakan, Temanggung ambrol tergerus banjir, Minggu (21/4/2024).
Fondasi rumah warga di tepi Sungai Galeh Parakan, Temanggung ambrol tergerus banjir, Minggu (21/4/2024).

Hal ini mengakibatkan banjir besar.

Sehingga menghantam pengaman atau penguat bronjong rumah Imam Darwoto yang terletak tak jauh dari jembatan Parakan.

Bronjong tersebut tidak kuat dan longsor terbawa banjir.

“Saat ini, penghuni rumah mengungsi, karena bagian dapur rumah berukuran 4 x 4 meter longsor dan terbawa banjir,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Magelang, Minggu (21/4/2024) sore.

Dia menyebutkan, kerusakan rumah tersebut masuk kategori sedang. Kerugiannya ditaksir mencapai Rp 19,2 juta.

Rumah terdampak lainnya milik Rohadi, 80, dihuni lima jiwa.

Penghuni rumah tidak mengungsi.

Luas kerusakan 3 x 2 meter termasuk kategori ringan dengan kerugian sekitar Rp 3,6 juta.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Petugas gabungan langsung melakukan penanganan. Personel yang terlibat yakni BPBD, TNI, Polri, Tagana, Pemdes, dan masyarakat,” jelasnya. (din/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#bencana #Sindoro Sumbing #Parakan #Sungai Galeh #temanggung #banjir bandang #BPBD Temanggung