Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Tiga Bulan DBD di Temanggung Capai 440 Kasus, Desa Petung Bejen pada Februari Sempat Dinyatakan KLB

Addin Alfath • Rabu, 27 Maret 2024 | 17:37 WIB
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Temanggung, Sarjana
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Temanggung, Sarjana

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung meminta warga waspada terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Sebab, dari Januari sampai Maret tercatat ada 440 orang terkena DBD. Rata-rata pasien dirawat di puskesmas dan rumah sakit.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Temanggung, Sarjana menyampaikan, tingginya kasus DBD disinyalir karena curah hujan yang tinggi sehingga banyak genangan air.

Menurutnya, terkadang masyarakat kurang waspada terhadap beberapa barang yang bisa menampung air.

Misalnya di vas bunga, kebun, pinggir rumah, botol-botol yang terisi air atau pecahan barang-barang rusak.

Sehingga bisa untuk berkembang biak nyamuk. "Seperti ban bekas bisa untuk pertumbuhan nyamuk dengan cepat sekali," katanya.

Pihaknya telah melakukan upaya pencegahan, di antaranya adalah bersinergi dengan puskesmas dan melakukan sosialisasi lintas sektor di kecamatan.

Juga sosialisasi menyampaikan agar masyarakat melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan menguras kamar mandi paling tidak seminggu sekali.

Menutup tampungan air yang digunakan, menggunakan kembali wadah yang mungkin bisa digunakan lagi.

"Selain itu, bisa menggunakan pembunuh larva nyamuk berupa abate, menggunakan kelambu di tempat tidur atau obat nyamuk," jelasnya.

Menurut dia, di Desa Petung, Kecamatan Bejen pada Februari lalu dinyatakan kejadian luar biasa (KLB) DBD, sehingga dilakukan pengasapan di wilayah setempat.

"Fogging bukan menjadi penanganan nomor satu, karena yang dibunuh hanya nyamuk dewasa. Yang penting dilakukan pemberantasan sarang nyamuk," tutupnya. (din/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#bejen #dinas kesehatan #kasus dbd #klb #Kabupaten Temanggung