RADARMAGELANG.ID, Temanggung– Sebanyak 900 bibit pohon ditanam pelajar SMA Negeri 1 Parakan. Penanaman ini sebagai upaya konservasi air dan gaya hidup berkelanjutan.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Thoifur Hadi W mengatakan, 500 bibit yang ditanam adalah pohon buah. Hal ini untuk mengantisipasi monyet ekor panjang.
“Sebanyak 500 pohon buah, dan 400-an pohon tegak atau keras. Seperti mahoni dan beringin,” ujarnya, Selasa (23/1/2024).
Lokasi penanaman di lereng Gunung Sumbing, di atas Dusun Cepit, Desa Pagergunung, Kecamatan Tlogomulyo. Sebab, di wilayah tersebut monyet sering turun ke permukiman warga.
Penanam juga untuk menjaga habitat monyet ekor panjang. Mulai dari Banaran, Jetis, hingga Kledung keberadaan monyet masih banyak dan ini perlu dijaga.
Dia juga berpesan kepada para siswa supaya ikut memelihara pohon. Jangan sampai setelah menanam tidak dirawat dan akhirnya hilang.
Kepala SMA Negeri 1 Parakan Aisjah menjelaskan, ini adalah aktualisasi siswa dalam proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5).
Kegiatan diikuti 120 siswa kelas X. Sekolah berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BPBD, TNI, masyarakat desa, pramuka peduli, relawan yang menguasai medan.
“Tujuannya agar anak-anak bisa memahami tentang kepedulian terhadap lingkungannya. Khususnya di Temanggung untuk menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan hidup,” jelasnya.
Pihaknya berencana mengajak siswa mengamati bibit yang ditanam setiap dua bulan. (din/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo