RADARMAGELANG.ID, Temanggung– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Sebab, intensitas hujan tinggi semakin meningkat. Sehingga dapat menyebabkan longsor dan banjir.
Kasi Penanggulangan Bencana dan Logistik BPBD Kabupaten Temanggung Priyo Harjanto mengatakan, saat ini intensitas hujan tinggi semakin meningkat. Potensi terjadinya longsor ataupun banjir juga bertambah.
Seperti halnya talut jalan Dusun Sigran RT 1 RW 9, Desa Kemiri, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung yang longsor. Talut sepanjang delapan meter dan tinggi empat meter itu longsor, Selasa (30/11/2023) pukul 15.30.
“Akibat kejadian ini material longsor menimpa sisi rumah Bapak Suwito, 60. Rumah tersebut dihuni 6 jiwa. Beruntung tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 17,6 juta,” katanya, Senin (4/12/2023).
Jalan dusun yang longsor tersebut masih bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat. Tetapi jalan masih berpotensi terjadi longsor susulan. BPBD telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan memberikan bantuan logistik. Pihaknya dan masyarakat telah melakukan kerja bakti Jumat (1/12) lalu. Untuk antisipasi, di depan lokasi dipasang rambu peringatan. (din/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo