RADARMAGELANG.ID, Temanggung– Angin lisus menerjang wilayah Tlogomulyo dan Kranggan, Kamis (5/10/2023) dalam waktu berbeda. Akibatnya, lima rumah mengalami kerusakan.
Kejadian pertama di RT 1 RW 5 Dusun Tegalan, Desa Tanjungsari, Kecamatan Tlogomulyo siang. Kasi Penanganan Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Priyo Harjanto mengatakan, hasil tinjau lokasi kejadian, angin dari arah utara menerjang rumah Deny Bayu, 27. Rumah rusak pada bagian atap, ruang tengah sampai dapur. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara kerugian sekitar Rp 11 juta.
“Upaya yang dilakukan, pendataan, koordinasi penanganan bersama instansi terkait. Kebutuhan mendesak adalah kerja bakti pembersihan dan perbaikan atap. Sementara ini penghuni rumah tersebut mengungsi ke rumah orang tua,” katanya kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Terpisah, angin puting beliung juga menerjang rumah Prapti, 57, di RT 3, RW 16 Dusun Pendowo, Desa Pendowo, Kecamatan Kranggan. Kerusakan terjadi pada atap garasi dengan luas 3 meter kali 5 meter. Kerugian diperkirakan Rp 500 ribu. Dari sebuah video yang diabadikan seorang pengendara mobil, angin langsung menerjang atap hingga berhamburan.
Beruntung ada kabel listrik yang menahan seng sehingga tidak terbang jauh dan jatuh dekat dengan rumah. Sementara, pukul 16.40 di RT 4 RW 2 Dusun Gunungpring, Desa Sanggrahan, Kecamatan Kranggan, angin puting beliung merusakkan tiga rumah. Yakni, milik Yahmudi, 63, Mutadin, 50, dan Subardi, 48. Angin menyebabkan seng pada atap teras rumah kabur. Mereka langsung memperbaiki kembali atap tersebut. (din/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo