Setiba di alun-alun, masyarakat silih berganti meminta foto bersama. Terutama, guru-guru dan siswa yang sudah menunggu kedatangan mereka dari polres. Dengan mengendarai jeep mereka diarak diiringi anggota Polres Temanggung.
“Mereka adalah pahlawan kita yang sudah berjuang di ASEAN. Yumna memperoleh 4 medali emas, dan Slamet 1 perak dan 1 perunggu. Wujud apresiasinya adalah kita tunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka mampu dan bisa,” jelas Kapolres Temanggung AKBP Agus Puryadi, Jumat (16/6).
Menurutnya, di Temanggung banyak lahir atlet nasional bahkan internasional. Pihaknya memberikan uang pembinaan kepada kedua atlet tersebut. Diharapkan, pembinaan terus dilakukan agar atlet lainnya yang masih proses pembelajaran atau masih ikut di tataran provinsi bisa mengikuti jejak mereka.
Farah Yumna Budiarti meraih 4 medali emas dan 2 perak. Di nomor standar, rapid, dan blits cabang olahraga (cabor) catur. Dia tidak menyangka akan mendapat medali sebanyak itu. Baginya, ini adalah capaian yang luar biasa. Ini adalah kali pertamanya mengikuti ASEAN Para Games. Sebelum berangkat ke Kamboja, dia mengikuti pelatnas di Solo selama setahun.
“Saya tidak menyangka akan disambut seperti ini. Merasa sangat senang Temanggung punya perhatian dan apresiasi yang luar biasa untuk kami. Harapannya, semoga ke depan banyak atlet dari Temanggung yang berprestasi di kancah internasional,” ungkapnya. (din/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo