Raih Penghargaan Jawa Pos Radar Semarang 2026, Dandim Magelang Fokus Tuntaskan Program Nasional dan Sumur Bor

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 05:28 WIB
Komandan Kodim 0705/Magelang Letkol Inf Satrio Budi Bowo Leksono SIP saat menerima piala dan piagam pada malam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026 di Patra Semarang Hotel & Convention. (ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR MAGELANG)
Komandan Kodim 0705/Magelang Letkol Inf Satrio Budi Bowo Leksono SIP saat menerima piala dan piagam pada malam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026 di Patra Semarang Hotel & Convention. (ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, Semarang – Penghargaan sebagai salah satu tokoh yang konsen dengan memperkuat ketahanan wilayah dan sinergi pembangunan teritorial TNI di daerah disematkan kepada Komandan Kodim 0705/Magelang Letkol Inf Satrio Budi Bowo Leksono SIP.

Pada malam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026, Jumat (25/9), Letkol Inf Satrio Budi Bowo Leksono menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan Jawa Pos Radar Semarang kepada TNI.

Penghargaan tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian atas kinerja TNI di wilayah Magelang.

“Syukur Alhamdulillah ini adalah bentuk apresiasi kepada TNI. Kami mengucapkan syukur Alhamdulillah kepada Jawa Pos Radar Semarang yang telah memperhatikan. Artinya kami merasa diperhatikan kinerja kami, dan masyarakat juga tentunya merasakan keberadaan kami (TNI),” kata Letkol Inf Satrio.

Terkait langkah ke depan, Dandim menegaskan pihaknya akan terus menuntaskan program-program pembangunan yang belum selesai dan mendukung program nasional.

“Ini langkah-langkah terus kita laksanakan, program-program yang ada yang belum selesai kita tuntaskan karena salah satu adalah program pembangunan nasional: Jembatan Merah Putih, RTLH (rumah tidak layak huni), sumur bor, serta perbaikan sejumlah infrastruktur di daerah itu yang harus kita maksimalkan,” ujarnya.

Program tersebut dinilai penting karena masyarakat menanti hasil nyata dari keberadaan TNI dan fasilitas yang dibangun agar bermanfaat bagi rakyat.

Menjawab persoalan kekeringan yang kerap melanda Magelang, lanjut dia, Kodim telah membangun beberapa titik sumur bor.

Upaya ini menjadi bagian dari mitigasi bencana.

"Jadi ketika kita perang, ya tidak hanya kekeringan saja, ketika kita perang tentunya tentara bersama dengan rakyat tidak pernah kehausan. Dengan adanya beberapa titik sumur bor itu juga memberikan sumber-sumber kehidupan air ketika kita kekeringan," jelasnya.

Menurutnya, kekeringan yang cukup panjang membuat rakyat menderita, sehingga perlu memperbanyak titik bor dengan bantuan masyarakat dan dukungan pemerintah daerah.

Letkol Inf Satrio juga menekankan pentingnya sinergitas antara Kodim dengan pemerintah kota dan kabupaten.

“Harus terus berkoordinasi, bersinergi antara kota dan kabupaten. Tentunya kita merangkul mereka semua untuk terus kompak bersama. Tentunya harus turun ke lapangan,” tegasnya.

Ia menambahkan, semakin tinggi posisi, harus semakin sering turun ke lapangan untuk mengetahui permasalahan yang belum terselesaikan dan bersinergi langsung dengan masyarakat. “Jangan ragu-ragu untuk turun ke lapangan, untuk bersinergi dengan masyarakat,” ujarnya. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
Anugerah Jawa Pos Radar Semarang sumur bor penghargaan kodim magelang dandim 0705 magelang