Ahmad Luthfi Buka Akses untuk Masyarakat Ramaikan MTQ Nasional

Khafifah Arini Putri • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 00:47 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat meninjau kesiapan MTQ Nasional XXXI 2026 di Simpang Lima Semarang.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat meninjau kesiapan MTQ Nasional XXXI 2026 di Simpang Lima Semarang. 

RADARMAGELANG.ID, Semarang– Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI 2026 di kawasan Simpang Lima, Sabtu (12/9/2026) malam, tak hanya untuk tamu undangan dan kafilah.

Warga Jawa Tengah maupun masyarakat Kota Semarang dipersilakan datang dan ikut merasakan kemeriahannya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, akses masyarakat dibuka selama tidak mengganggu prosesi kafilah dan rangkaian utama pembukaan. Kebijakan itu diambil agar MTQ Nasional tidak terkesan sebagai acara eksklusif.

“Nanti tanpa mengurangi prosesi kafilah maupun lainnya, masyarakat kita bolehkan masuk supaya tidak terkesan eksklusif,” ujar Luthfi saat mengecek kesiapan lokasi di Simpang Lima, Jumat (11/9/2026).

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat meninjau kesiapan MTQ Nasional XXXI 2026 di Simpang Lima Semarang.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat meninjau kesiapan MTQ Nasional XXXI 2026 di Simpang Lima Semarang. 

Menurut dia, pembukaan yang berlangsung pada malam Minggu justru akan semakin semarak jika dipadati masyarakat. Panitia diminta menyiapkan ruang yang nyaman bagi warga untuk menyaksikan acara.

“Karena itu kan malam Minggu, makin padat makin bagus,” katanya.

Saat meninjau lokasi, Luthfi didampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno, serta jajaran panitia. Mereka mengecek panggung utama, tenda kafilah, hingga sejumlah fasilitas pendukung di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Luthfi meminta panitia tidak hanya menyiapkan tempat bagi tamu dan kafilah, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh ruang yang nyaman untuk menikmati momentum tersebut.

Bagi masyarakat yang tidak dapat masuk ke area utama, panitia menyiapkan sejumlah videotron di sekitar kawasan Simpang Lima. Layar tersebut akan digunakan untuk menyiarkan prosesi pembukaan secara langsung.

“Kalau perlu videotron di Polda dinyalakan sekalian saja,” ujar Luthfi.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jateng, memastikan persiapan pembukaan telah mencapai hampir 100 persen. Panitia tinggal menyelesaikan gladi bersih dan sejumlah penyesuaian teknis.

“Semua sudah siap, tinggal gladi bersih. Ada sedikit perubahan agar masyarakat umum bisa hadir dan menikmati langsung di Simpang Lima,” jelasnya.

Taj Yasin menyebut antusiasme warga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan MTQ Nasional. Pemprov ingin momentum berkumpulnya para qari, qariah, dan ahli Al-Qur’an dari berbagai daerah turut dirasakan masyarakat.

Selain videotron, sejumlah booth disiapkan untuk memeriahkan acara. Informasi mengenai lokasi videotron juga akan segera disebarluaskan agar warga mengetahui titik-titik untuk menyaksikan pembukaan.

Di sisi lain, persiapan pertunjukan kolosal juga terus dimatangkan. Ratusan penari dari berbagai kelompok seni, termasuk perguruan tinggi di Jawa Tengah, terlibat dalam pembukaan.

Taj Yasin meninjau gladi kotor pertunjukan tersebut. Secara umum, penampilan sudah siap dan tinggal menyempurnakan pencahayaan serta penggunaan drone.

“Semoga semuanya sehat dan bisa memberikan penampilan terbaik untuk Jawa Tengah. Semoga pertunjukan ini menyuarakan semangat kebersamaan,” ujarnya.

Sekda Jateng Sumarno menambahkan, seluruh fasilitas telah dipersiapkan. Pemprov juga mengoptimalkan aset pemerintah daerah untuk mendukung penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI.

Setiap organisasi perangkat daerah ditugaskan mendampingi kontingen. Pendampingan dilakukan sejak kafilah tiba di Jateng hingga kembali ke daerah masing-masing. (*/kap/zal)

 

Editor : H. Arif Riyanto
MTQ Nasional Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen kafilah lapangan simpang lima semarang