Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Aisyiah Widiastuti, Raih Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 Kategori Kepala Sekolah Inovatif dalam Mendukung Ketahanan Pangan

H. Arif Riyanto • Jumat, 29 Mei 2026 | 00:09 WIB
Kepala SMA Negeri 1 Candiroto, Temanggung Aisyiah Widiastuti, S.Pd. saat menerima piala dari piagam dari Direktur Jawa Pos Radar Semarang H. Baehaqi. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kepala SMA Negeri 1 Candiroto, Temanggung Aisyiah Widiastuti, S.Pd. saat menerima piala dari piagam dari Direktur Jawa Pos Radar Semarang H. Baehaqi. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARMAGELANG.ID, Semarang--Prestasi gemilang diraih Kepala SMA Negeri 1 Candiroto Aisyiah Widiastuti, S.Pd.

Kepala sekolah perempuan ini berhasil meraih penghargaan sebagai Kepala Sekolah Inovatif dalam Mendukung Ketahanan Pangan pada ajang Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 yang diselenggarakan oleh Jawa Pos Radar Semarang.

Penghargaan bergengsi dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 ini diserahkan langsung oleh Direktur Jawa Pos Radar Semarang H. Baehaqi pada Malam Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 di Hotel Quest Simpang Lima, Semarang, Jumat (22/5/2026) lalu.

Apresiasi ini diberikan atas kepemimpinan inovatifnya dalam mengintegrasikan program ketahanan pangan ke dalam lingkungan sekolah di Temanggung. 

Ditemui usai acara, Aisyiah Widiastuti mengaku sangat bersyukur dan bahagia telah mendapatkan penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia dari Jawa Pos Radar Semarang.

Menurutnya, apresiasi kepada para insan pendidikan ini bisa menjadi pemacu untuk terus berkembang dan berinovasi.

“Harapannya ke depan, pendidikan itu tidak melulu belajar di dalam kelas. Tetapi, banyak inovasi atau terobosan yang berguna untuk pendidikan yang lebih baik, menyesuaikan dengan perkembangan zaman,” katanya.

Aisyiah mengatakan, sejak memimpin SMAN 1 Candiroto, pihaknya menjalankan berbagai inisiatif pertanian dan kewirausahaan berbasis pangan lokal. Siswa dan guru berkolaborasi menanam tanaman pangan esensial di lingkungan sekolah, seperti ketela pohon (singkong), ketela rambat (ubi jalar), serta tanaman kopi.

Pihaknya juga rutin mengadakan agenda pameran produk untuk melatih jiwa kewirausahaan siswa lewat program Market Day.

“Berbagai hasil panen diolah oleh siswa menjadi komoditas siap jual, seperti sajian kombinasi ubi, singkong, hingga racikan kopi lokal,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya menginisiasi mengubah lahan sekolah menjadi ruang belajar nyata agar siswa memahami proses produksi makanan secara mandiri sejak dini. 

Aisyiah mengintegrasikan inovasi pendidikan, ketahanan pangan, dan konsep Adiwiyata.

Sekolah ini juga memiliki program kewirausahaan dan proyek siswa bertajuk Kopi Preneur serta mengeksplorasi pengolahan komoditas kopi asli Temanggung.

“Program ini melatih siswa mengolah kopi, mulai dari biji hingga makanan/minuman inovatif, serta mengajarkan strategi pemasaran dan kemandirian bisnis sejak dini,” bebernya.

Di bawah kepemimpinan Aisyiah Widiastuti, SMAN 1 Candiroto menunjukkan komitmen kuat dalam menggabungkan keunggulan akademik dengan kesadaran lingkungan dan potensi lokal. (aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#sma negeri 1 candiroto #hardiknas #Quest Hotel #penghargaan #Pendidikan Bermutu