Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Reviu Standar Pelayanan, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Adakan Forum Konsultasi Publik

Lis Retno Wibowo • Jumat, 6 Februari 2026 | 20:47 WIB
Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah mengadakan forum konsultasi publik  Rabu (4/2/2026).
Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah mengadakan forum konsultasi publik Rabu (4/2/2026).

RADARMAGELANG.ID, Ungaran- Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP): Sosialisasi dan Reviu Standar Pelayanan di Aula Bojanaloka pada 4 Februari 2026.

Kegiatan ini diikuti 30 perwakilan dari berbagai instansi.

Baik instansi pemerintah maupun swasta, yang menjadi mitra kerja atau penerima layanan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dan tim pembangunan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI WBBM).

Kegiatan tersebut dibuka Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Hum. 

Laily mengatakan bahwa pihaknya berharap para mitra kerja yang mengikuti forum itu dapat memberikan saran, masukan, dan evaluasi terhadap standar pelayanan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah.

Dengan begitu, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sejalan dengan visi dan misinya. 

“FKP ini dilaksanakan untuk menampung aspirasi, masukan, dan evaluasi masyarakat sebagai penerima layanan,” ujar Laily dalam sambutannya di Aula Bojanaloka.

Laily menjelaskan, sesuai dengan slogan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, yakni APIK (akuntabel, profesional, inovatif, dan kredibel), pihaknya terus berupaya menegakkan komitmen kepada mitra kami dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Ema Rahardian, S.S., M.Hum., Ketua Pembangunan ZI WBBM Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, menjelaskan bahwa Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah memiliki sembilan layanan,.

“Terkait dengan layanan tersebut, kami menyusun dokumen standar pelayanan,” ujar Ema saat memandu reviu standar pelayanan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah itu.  

Ema menambahkan bahwa forum tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterbukaan publik dan pelayanan prima.

Selain itu, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menyosialisasikan dan mereviu standar pelayanan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah. 

“Melalui forum tersebut juga dilakukan evaluasi terhadap berbagai layanan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah sebagai upaya peningkatan kualitas dan keterbukaan dalam pelayanan kami,” katanya. 

Dalam forum tersebut dibentuk kelompok diskusi untuk mengevaluasi dan mereviu standar pelayan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah.

Setiap kelompok diskusi terdiri atas tiga perwakilan dari mitra kerja serta perwakilan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah sebagai pemimpin diskusi dan notulis. (rls/lis).

Editor : Lis Retno Wibowo
#Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah #Forum Konsultasi Publik #Dwi Laily Sukmawati