RADARMAGELANG.ID, Semarang— Sebanyak 33 aparatur negara mulai dari guru, dosen, rektor, pimpinan rumah sakit, lurah, camat, kepala organisasi perangkat daerah, sekda, kepala KPP Pratama, anggota Polri hingga kepala kejaksaan, menerima apresiasi dalam Malam Penganugerahan Abdi Nagari Award 2025 yang digelar Jawa Pos Radar Semarang dan Radar Semarang Academy, Jumat malam (12/12/2025).
Acara berlangsung berkelas dan penuh kehangatan di Petra Ballroom, Noormans Hotel, Jalan Teuku Umar, Jatingaleh, Kota Semarang.
Dikemas secara elegan, rangkaian acara diawali dengan gala dinner pukul 18.00, sebelum memasuki sesi penganugerahan tepat pukul 19.00 WIB.
Suasana mewah ruang ballroom diperkaya dengan penampilan ArMor Band, yang menyajikan musik berkelas dan lagu-lagu bernuansa semangat sehingga menjadikan malam penghargaan berlangsung hidup dan berwarna. Acara dipandu oleh dua jurnalis televisi, Septi dan Sulis SA, yang mampu menjaga ritme acara dengan hangat dan profesional.
Kehadiran Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, S.E., M.M., memberikan nilai lebih sekaligus menjadi magnet bagi para penerima penghargaan yang hadir dari berbagai daerah.
Abdi Nagari Award 2025 menjadi ruang apresiasi bagi mereka yang menghadirkan inovasi, terobosan, dan dedikasi dalam pelayanan publik. Para penerima berasal dari tiga kategori besar, yakni: Abdi Pendidikan dan Kesehatan; Abdi Hukum dan Pelayanan Umum; dan Abdi Pengelolaan Pemerintahan. Mereka adalah figur-figur yang membuktikan bahwa pengabdian terbaik hadir dari ketulusan dan keberanian berinovasi, baik dalam senyap maupun dalam langkah nyata di tengah masyarakat. Para penerima penghargaan mengaku bangga dan tersentuh atas penghargaan yang diberikan.
Camat Pedurungan Kota Semarang Agus Junaidi misalnya, menyampaikan terima kasih kepada Jawa Pos Radar Semarang dan Radar Semarang Academy atas inisiatif memberikan apresiasi kepada para pengabdi negeri.
“Ini menjadi energi baru bagi kami untuk terus berinovasi demi masyarakat,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi menegaskan bahwa Abdi Nagari Award 2025 bukan sekadar seremoni, tetapi ruang penghargaan bagi mereka yang bekerja dalam sunyi namun menghasilkan cahaya.
“Ini adalah penghormatan bagi para aparatur negara yang mengabdi bukan untuk terlihat, tetapi untuk menghadirkan perubahan,” ujarnya.
Baehaqi menyampaikan bahwa birokrasi kerap menjadi sorotan, namun di baliknya ada sosok-sosok yang bekerja dengan hati, menjadikan pelayanan publik sebagai amanah yang harus dijaga dengan ketulusan.
Melalui kisah seorang guru tua yang setia mendidik demi masa depan murid-muridnya, Baehaqi menekankan bahwa pelayanan terbaik lahir dari hati, bukan sekadar fasilitas.
Ketua Panitia Abdi Nagari Award 2025, Adennyar Wicaksono menjelaskan bahwa penyelenggaraan penghargaan ini merupakan perwujudan komitmen Radar Semarang Academy sebagai lembaga pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengembangan yang berfokus pada peningkatan kualitas aparatur dan lembaga publik.
“Radar Semarang Academy ingin menghadirkan ruang apresiasi yang objektif dan berkelanjutan, sebagai motivasi agar pelayanan publik terus tumbuh lebih baik,” ujarnya.
Dari mereka yang menjaga layanan kesehatan, mendidik generasi bangsa, membangun birokrasi lebih adaptif, hingga aparat penegak hukum yang berkomitmen pada keadilan, setiap penerima penghargaan membawa kisah perjuangan yang menginspirasi.
Melalui penghargaan ini, Jawa Pos Radar Semarang berharap semangat integritas, gotong royong, dan pengabdian dapat terus berkembang.
“Penghargaan ini bukan garis akhir,” kata Baehaqi menutup sambutannya.
“Melainkan penguatan bahwa apa yang Anda lakukan berarti, dirasakan, dan menginspirasi banyak orang.
” Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah Sumarno, SE, MM, memberikan apresiasi terhadap penyelanggaraan Abbdi Nagari oleh Jawa Pos Radar Semarang.
Menurutnya, ajang penghargaan khusus bagi ASN di Jawa Tengah ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian, integritas, dan inovasi dalam pelayanan publik.
Pihaknya menilai kegiatan tersebut bukan hanya sekadar seremoni.
Melainkan sarana untuk memberikan motivasi nyata kepada ASN di berbagai level agar terus berbenah dan meningkatkan kapasitas diri.
Ia pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Radar Semarang yang telah konsisten memberikan ruang apresiasi bagi ASN yang berdedikasi.
“Kami mengucapkan terima kasih dari Radar Semarang yang sudah mengadakan kegiatan untuk mengapresiasi teman-teman ASN di wilayah Provinsi Jawa Tengah atas dedikasi, inovasi, dan sebagainya. Bahwa penilaian dari Radar Semarang tentu saja sesuatu yang objektif," ujarnya.
Lebih jauh, ia berharap penghargaan tersebut menjadi inspirasi yang mampu memantik lahirnya berbagai inovasi baru bagi ASD dalam pelayanan publik.
Sumarno menekankan inovasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang melekat pada tanggung jawab seorang ASN.
“Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi bagi ASN di Jawa Tengah untuk lebih banyak berinovasi, berkinerja karena itu memang menjadi tanggung jawab kita semua sebagai ASN. Bagaimana kita melayani masyarakat dengan baik, dengan cepat dan tentu saja butuh inovasi-inovasi yang harus kita ee lakukan," imbuhnya.
Tidak hanya bagi para penerima penghargaan, ia juga berharap efek positif dari Abdi Nagari Award dapat dirasakan secara lebih luas.
Ajang ini diharapkan mampu menggerakkan ASN lain di berbagai daerah agar lebih aktif, kreatif, dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat.
“Mudah-mudahan juga penghargaan ini juga menginspirasi dari ASN-ASN lain untuk lebih banyak aktivitas yang dilakukan untuk melayani masyarakat dengan baik," kata Sumarno.
Pada kesmempatan itu Sumarno juga menyebutkan tantangan yang dihadapi ASN masa kini.
Ia menyoroti dua hal utama, keteladanan dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi. Ia mengingatkan, ASN berada di garis depan sebagai contoh bagi masyarakat, sehingga sikap dan perilaku mereka sangat menentukan kepercayaan publik.
“Tantangan yang terbaru adalah bahwa sikap perilaku ASN itu benar-benar harus bisa memberi contoh masyarakat. Jangan sampai apa yang dilakukan ASN justru bertolak belakang yang direspon di masyarakat," tandasnya.
Malam Penganugerahan Abdi Nagari Award 2025 pun ditutup dengan tepuk tangan meriah, mengiringi 33 pengabdi negeri yang pulang membawa kebanggaan—sekaligus amanah baru untuk terus menerangi masyarakat melalui karya dan dedikasi. (kap/mha/isk)
Abdi Pendidikan dan Kesehatan
1. Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag.
Rektor UIN Salatiga
Kategori: Abdi Moderasi dan Harmoni Kebangsaan
2. Dr. Sadimin S.Pd., S.Sos., S.IPem., M.Eng.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah
Kategori: Abdi Inspiratif dalam Pembinaan Pendidikan dan Motivasi Siswa
3. Ir. Eko Muh Widodo, M.T.
Dosen Universitas Muhammadiyah Magelang
Kategori: Pengabdian Masyarakat Berbasis Inovasi dan Integritas
4. Prof. Dr. Syamsul Ma’arif, M.Ag.
Dosen UIN Walisongo Semarang
Kategori: Abdi Moderasi dan Literasi Pesantren Riset
5. Bambang Suryantoro Soedibyo, S.H., M.Si
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang
Kategori: Inovasi dan Tata Kelola Lingkungan Sekolah Ramah Anak
6. Aloysius Kristiyanto, S.Pd., M.Pd.
Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Semarang
Kategori: Inovasi Integrasi Data Pendidikan Berkeadilan
7. Dr. Edy Siswanto, S.Pd., M.Pd.
Guru Teknik Otomotif SMK Negeri 4 Kendal
Kategori: Abdi Inovasi Pendidikan Vokasi dan Transformasi Ekosistem Pembelajaran
8. Ana Rahmawati Ningsih, S.Pd., M.Pd.
Guru SMP Negeri 2 Cepiring, Kabupaten Kendal
Kategori: Abdi Penggerak Literasi Siswa dan Guru
9. M. Arief Rohman, S.Pd., M.Pd., M.Si., M.Pd.
Ketua PGRI Kabupaten Batang
Kategori: Abdi Transformasi Mutu Guru dan Penguatan Sumber Daya Pendidikan
10. dr. Imam Prasetyo, M.Kes., FisQua., C.Med., Sp.Kes.
Direktur RSUD Kajen, Kabupaten Pekalongan
Kategori: Abdi Inovasi Layanan Kesehatan Berbasis Teknologi dan Empati
11. dr. Leli Puspitowati, M.M.
Direktur RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang
Kategori: Abdi Keteladanan Kepemimpinan dan Transformasi Pelayanan Kesehatan Daerah
Abdi Hukum dan Pelayanan Umum
1. Andhie Fajar Arianto, S.H., M.H.
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Semarang
Kategori : Inovasi Tata Kelola Implementasi Restoratif Justice
2. AKP Yosra Meidicta Mandung, S.T.K., S.I.K., M.P.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Temanggung
Kategori: Abdi Negara Inspiratif dalam Edukasi dan Keselamatan Berlalu Lintas
3. Dr. Moeljanto S.E., Kp., M.M.
Camat Ngaliyan, Kota Semarang
Kategori: Inovasi Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Ekologis Masyarakat
4. Elly Asmara S.STP., M.M.
Camat Semarang Barat, Kota Semarang
Kategori: Inovasi Sosial dan Penggerak Kreativitas Masyarakat
5. Aniceto Magno Da Silva AP, S.Sos., S.H., M.H.
Camat Semarang Tengah, Kota Semarang
Kategori: Inovator Penggerak Kepedulian Sosial dan Ketangguhan Wilayah
6. Moh. Agus Junaidi, S.Kom., M.M., M.Ling.
Camat Pedurungan, Kota Semarang
Kategori: Abdi Inovasi Lingkungan Perkotaan
7. Aldhiana Kusumawati, S.STP., M.M.
Camat Kalikajar, Kabupaten Wonosobo
Kategori: Abdi Muda Visioner dan Penggerak Perubahan Daerah
8. Darminto, S.IP., M.M.
Camat Pekalongan Timur, Kota Pekalongan
Kategori: Abdi Negara Penggagas Program Ceting Bambu Gerakan Pencegahan Stunting
9. Muhammad Nashruddin, S.H., M.H.
Camat Bandar, Kabupaten Batang
Kategori: Abdi Penataan Wilayah Kecamatan Sebagai Daerah Pendidikan Unggul
10. Nurhayati Budi Wahyuningtias, S.Sos., M.A.P
Lurah Karanganyar Gunung, Candisari, Kota Semarang
Kategori: Abdi Responsif dalam Penanganan Aduan dan Layanan Kebencanaan
11. Haris Setyo Yunanto, S.STP., M.Si.
Kepala BLUD Trans Semarang
Kategori: Transportasi Ramah Disabilitas, Inklusif, dan Berkelanjutan
12. Rachmawan
Kepala KPP Pratama Salatiga
Kategori: Abdi Transformasi Layanan Pajak dan Sinergi Digital
Abdi Pengelolaan Pemerintahan
1. Drs. One Andang Wardoyo, M.Si.
Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo
Kategori: Abdi Inspiratif Jawa Tengah
2. Budi Prakosa, S.T., M.T.
Kepala Bappeda Kota Semarang, Pj Sekda Kota Semarang
Kategori: Tata Kelola Pemerintahan yang Humanis dan Berkelanjutan
3. Larsita, S.E, M.Sc, CGCAE
Inspektur Daerah Kota Magelang, Pj Sekda Kota Magelang
Kategori: Abdi Integritas dan Keteladanan Publik
4. Agus Sugiharto, S.T., M.M.
Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah
Kategori: Abdi Inovasi EBT dan Ketahanan Sumber Daya Energi
5. Abdul Wahab, S.Sos., MIDS., M.Eng.
Kepala Bapenda Kabupaten Kendal
Kategori: Inovator Tata Kelola Fiskal dan Optimalisasi Pendapatan Daerah
6. Cicik Sulastri, S.H., M.A.
Kepala Disperinaker Kabupaten Kendal
Kategori: Inovator Sosial Ekonomi dan Pemberdayaan SDM
7. Nurudin Ardiyanto, S.T., M.T.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Wonosobo
Kategori: Pelopor Tata Ruang Humanis dan Pembangunan Berkelanjutan
8. Moch. Imron, S.H., M.H.
Sekretaris DPRD Kota Semarang
Kategori: Abdi Inovator Transparansi dan Informasi Hukum Publik
9. Dr. Partono S.H., M.M.
Sekretaris DPRD Kabupaten Semarang
Kategori: Abdi Inovasi dan Tata Kelola Sekretariat Legislatif
10. Dian Aryanto, S.S.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Saluran Komunikasi Publik Diskominfo Kota Semarang
Kategori: Inovasi Kolaboratif Penanganan Informasi Hoaks Melalui Aplikasi Jaga Fakta
Editor : H. Arif Riyanto