RADARMAGELANG.ID, Semarang - Kebakaran dua rumah di Jalan Pesanggrahan Raya, Mlatibaru Semarang Timur, menyisakan kisah pilu Abdul Wahid, yang tak lain kakak kandung Aminah, pemilik rumah.
Rumah Wahid bersebelahan persis dengan rumah Aminah. Bangunannya juga menempel, sejajar dengan rumah yang terbakar.
Beruntung, api tidak menyambar rumah Wahid, lantaran terhalang tembok pembatas.
Wahid mengaku, tidak mengetahui secara persis awal terjadinya kebakaran. Menurutnya, kondisinya sedang tidur. Sedangkan mengetahui kejadian ini dari isterinya.
"Saya nggak tahu kejadiannya, saya lagi tidur, tapi saya dikabari istri, istri saya bangunin 'yah kebakaran'. Saya tinggal sama istri dan anak, semua bingung langsung keluar semua," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (25/7/2025).
Pria yang sudah berusi lansia ini, sempat berupaya melakukan pertolongan untuk menyelamatkan lima orang kerabatnya tersebut. Namun upayanya tidak membuahkan hasil.
"Saya gedor gedor pintu nggak kebuka, rumah terkunci. Nggak ada teriakan, dari dalam, gak ada. Saya juga teriak-teriak minta tolong bantuan warga," bebernya.
"Kemudian langsung gerak semua membantu memakamkan api. Saya juga panik barang saya langsung saya keluarkan semua," sambungnya.
Informasi yang beredar, Aminah juga baru pulang dari rumah sakit Pantiwiloso, menjalani perawatan medis akibat sakit. Sebelum pulang rumah, anak-anaknya juga sempat membersihkan rumah.
Editor : H. Arif Riyanto