Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Wakil Bupati Pekalongan Sukirman pun Ikut Parade Semarang Night Carnival, Semakin Meriah oleh Penampilan Ndarboy Gank

Adennyar Wicaksono • Senin, 5 Mei 2025 | 05:35 WIB
Peserta Parade Semarang Night Carnival yang mengambil start di kawasan Titik 0 Km hingga depan Balai Kota Semarang.
Peserta Parade Semarang Night Carnival yang mengambil start di kawasan Titik 0 Km hingga depan Balai Kota Semarang.
RADARMAGELANG.ID, Semarang - Ribuan orang tumpah ruah, untuk menyaksikan Semarang Night Carnival (SNC) 2025, Jumat (4/5/2025) malam.
Event ini sendiri start di Titik 0 Kilometer Jalan Pemuda, sampai ke depan Balai Kota.
SNC tahun ini mengangkat tema Perisai Nusantara, yang dibagi menjadi empat sub tema yakni Bunga Anggrek, burung Merak, burung Cendrawasih, dan Penjor.
Devile pertama adalah Drumband dari AKPOL, yang berisi ratusan taruna dengan atraksi yang memukau.
Disusul dari devile Kabupaten Grobogan dan Kota Salatiga yang tak kalah cantik.
Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, ribuan orang sudah tumpah ruah memadati halaman Balai Kota Semarang.
Mereka tak sabar menunggu rombongan devile lewat di depan Balai Kota, dan melihat penampilan Ndarboy Gank
Ndarboy Gank dari Jogja memeriahkan panggung Semarang Night Carnival, Minggu (4/5/2025) malam ini.
Ndarboy Gank dari Jogja memeriahkan panggung Semarang Night Carnival, Minggu (4/5/2025) malam ini.
"Ayo para pengunjung bergeser ke kanan dan kiri dulu, jangan tengah jalan karena rombongan dari karnaval akan lewat. Kalau menghalangi jalan rombongan akan tersendat dan tidak bisa lewat," kata petugas keamanan mengimbau pengunjung.
Namun karena jumlah pengunjung yang sangat banyak, sampai berita ini ditulis warga masih memadati Jalan Pemuda tepatnya di Halaman Balai Kota.
Berulang kali pemandu acara meminta pengunjung bergeser namun tingginya antusias, pengunjung enggan bergeser.
"Nggak bisa geser Mas, terlalu penuh mau geser kemana juga nggak bisa," keluh salah satu pengunjung.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Wing Wiyarso Poespojoedho mengatakan, SNC 2025 diikuti sekitar 120 peserta.
Event menarik ini mengangkat tema tentang Perisai Nusantara.
Tema besar itu kemudian dibagi menjadi empat sub-tema, di antaranya Bunga Anggrek, burung Merak, burung Cendrawasih, dan Penjor. Sub-sub tema itu untuk menggambarkan adat masyarakat Indonesia khusus Jawa Tengah. 
"Empat sub-tema itu memiliki filosofinya, dan merupakan upaya kita melindungi nusantara dari intervensi budaya-budaya asing," kata lelaki yang akrab disapa Wing tersebut. 
Wing mengaku bersyukur di tengah kebijakan efisiensi, SNC 2025 bisa tetap digelar.
Dia berharap event ini bisa mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kota Semarang. 
"Tahun ini sebenarnya peserta yang ingin ikut SNC luar biasa. Dari Tabalong, Denpasar, Jakarta dan beberapa daerah kota lainnya ingin hadir dan tampil. Tetapi karena ada kebijakan efisiensi perjalanan dinas dan sebagainya, mau tidak mau kita harus mematuhinya," terangnya.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, mangatakan bahwa Wakil Bupati Pekalongan Sukirman ikut serta menjadi peserta parade SNC 2025.
Beberapa kepala daerah lainnya bahkan ada mengirimkan kontingen yang memeriahkan SNC tersebut. 
"Kesuksesan SNC ini diukur dari seberapa besar pergerakan ekonomi dari sebuah event. Tentu salah satu upaya praktis untuk menumbuhkan ekonomi dengan SNC ini," katanya. 
Disebutkan Agustina, rute SNC 2025 dimulai di titik nol kilometer Kota Lama Semarang. Para peserta menampilkan parade kostum unik melewati sepanjang Jalan Pemuda sampai halaman Balai Kota Semarang. 
"Sebelum adanya kebijakan efisiensi, peserta yang mau ikut sebenarnya banyak banget. Tetapi ini masih ada peserta dari luar kota seperti Kabupaten Semarang, Kendal, Jepara, dan Pekalongan," katanya. (den/aro)
Editor : H. Arif Riyanto
#Wakil Bupati Pekalongan Sukirman #Semarang Night Carnival 2025 #Wali Kota Semarang Agustina #SNC 2025 #titik 0 km #kota semarang