RADARMAGELANG.ID, Semarang--Kota Semarang kembali digemparkan adanya praktik prostitusi di dalam rumah kos mewah di wilayah Semarang Selatan.
Kasus ini diduga melibatkan dua anak di bawah umur yang dijual untuk melayani pria hidung belang.
Informasi yang beredar, terungkapnya kasus ini setelah Polrestabes Semarang melakukan penggerebekan di rumah kos mewah tersebut, Senin (21/4/2025) dinihari.
Dalam penggerebekan tersebut ditemukan empat orang, terdiri atas dua laki-laki diduga pelanggan dan dua perempuan diduga sebagai pekerja sek komersial (PSK).
Selain itu, juga ditemukan kondom bekas dipakai di tempat sampah.
Yang mengejutkan, ditemukan seragam sekolah SMA di dalam tas diduga milik gadis yang dijadikan PSK.
Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena tak menampik adanya kejadian tersebut.
Pihaknya menyampaikan, kasus itu masih dalam pengembangan kepolisian.
"Iya, awalnya kita dapat informasi, kita datang ke sana ditemukan dua anak di bawah umur," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (29/4/2025).
Empat orang yang diamankan di lokasi juga telah dimintai keterangan lebih lanjut.
Kemudian mereka juga telah dikembalikan ke orangtuanya.
"Karena dia korban juga, kemarin kita undang orangtuanya. (Dua anak dibawah umur) Warga Semarang kalau gak salah," jelasnya.
Namun, kepolisian tidak menemukan adanya pihak yang memperkerjakan dua anak di bawah umur tersebut.
Sekarang ini masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan.
"Germonya atau apa istilahnya sedang kita cari, karena tidak ada di lokasi," katanya.
Meskipun demikian, Andika mengakui, kepolisian telah melakukan serangkaian penyelidikan dan telah mengantongi identitas yang perannya sebagai mucikari alias germo.
"Nama sudah ada, cuma posisinya lokasinya belum tahu, masih kita lakukan penyelidikan," tegasnya. (mha/aro)
Editor : H. Arif Riyanto