RADARMAGELANG.ID, Semarang—Pagi sekitar pukul 07.05, Kamis (27/3/2025), Kawasan Jalan Arteri Yos Sudarso, depan Stikes Telogorejo Semarang gempar.
Seorang wanita diduga bakar diri.
Ia menutupi dirinya dengan kardus, lalu menyiram pertalite, dan membakarnya.
Wosss..
Api berkobar besar.
Warga yang melintas tak menduga kalau di balik kardus yang terbakar ada manusianya.
Menurut keterangan saksi Heru Suprobo, 53, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tawangmas, Semarang Barat kepada petugas, saat itu sekitar pukul 07.05 WIB ia melaksanakan PH/AG pagi di sekitar TKP.
Saat itulah, ia melihat kobaran api di tepi jalan raya yang terlihat seperti kardus terbakar, namun bergerak-gerak.
Saksi lalu mendekat untuk memastikan, dan ternyata yang terbakar seorang manusia berjenis kelamin perempuan.
Selanjutnya Heru meminta bantuan saksi Sutiyo, 63, warga Tawang Mas, Semarang Barat yang sedang jualan air minum untuk membantu mengguyur korban yang terlihat sudah dalam keadaan lemas.
Kejadian itu pun dilaporkan ke Polsek Semarang Barat dan Ambulans Hebat, diteruskan ke Polrestabes Semarang.
Tak berselang lama, polisi datang disusul Ambulans Hebat.
Korban yang masih bernafas dilarikan ke UGD RSUP Dr Kariadi Semarang.
Di lokasi kejadian ditemukan KTP korban, Kartu BPJS, Kartu Indonesia Sehat, ATM BCA, HP, beberapa lembar uang kertas yang sempat terbakar.
Selain itu, sisa pakaian korban yang terbakar dan korek api kayu.
Korban diketahui bernama Niken Tri Winda Sari, 31, warga Gunungsari, Jomblang, Candisari, Kota Semarang.
Berdasarkan CCTV Stikes Telogorejo yang diperoleh Radarmagelang.id, sebelum melakukan aksi bakar diri, sekitar pukul 06.30 WIB korban terlihat berjalan dari arah Jalan Anjasmoro, belok kanan ke Jalan Arteri Yos Sudarso, melalui jalan trotoar, dan selanjutnya terlihat kobaran api.
Diduga korban membakar diri sendiri.
Korban mengalami luka bakar hingga 90 persen, dan masih dirawat intensif di RSUP dr Kariadi.
Informasi lain yang diperoleh Radarmagelang,id, diduga korban mengalami depresi setelah 100 hari ibu korban meninggal.
Namun untuk kejelasan motif dan penyebab pasti kejadian ini masih dalam penyelidikan polisi. (*)
Editor : H. Arif Riyanto