Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Mobil Rombongan Anak TK Diseruduk Truk Boks di Turunan Silayur Semarang, Satu Opname, 11 Rawat Jalan

H. Arif Riyanto • Kamis, 27 Februari 2025 | 00:11 WIB
Mobil Mitsubishi Col L300 bermuatan anak TK rusak parah setelah diseruduk truk boks di turunan Silayur, Ngaliyan, Semarang.
Mobil Mitsubishi Col L300 bermuatan anak TK rusak parah setelah diseruduk truk boks di turunan Silayur, Ngaliyan, Semarang.

RADARMAGELANG.ID, Semarang--Mobil Mitsubishi Colt L300 nopol DK 1181 IC pengangkut rombongan anak TK terlibat kecelakaan dengan truk Isuzu boks di Jalan Prof Hamka, teparnya di turunan Silayur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Rabu (26/2/2025) sekitar pukul 08.00.

Selain menabrak mobil L300, satu pengendara motor juga ikut tersambar truk Isuzu boks bernopol B 9598 UXB warna putih tersebut.
Beruntung, pengendara motor hanya luka lecet. 
Kecelakaan mengakibatkan seorang anak TK mengalami luka dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Permata Medika.
Sedangkan 11 lainnya rawat jalan. 
"Korban 12 orang masuk IGD, 11 rawat jalan, 1 rawat inap. Yang rawat inap anak TK, kepalanya bengkak. Sudah CT scan normal tapi masih mual, jadi kita observasi," kata dokter Lita kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (26/2/2025). 
"Yang 11 orang rawat jalan itu 9 siswa, 1 guru, dan 1 karyawan Swalayan Goori yang lewat kena pintunya. Yang rawat jalan mengalami luka memar dan ada satu luka robek di kepala," lanjutnya. 
Informasi yang diperoleh, kendaraan pengangkut anak-anak tersebut rombongan 
TK Islami Aisiyah Bustanul Al-Atfal, Boja yang menuju planetarium UIN Walisongo.
Kendaraan pelat hitam ini di dalamnya terdapat 21 penumpang. 
Namun, di tengah perjalanan mengalami musibah dihajar truk Isuzu boks dari arah belakang. Kecelakaan di lokasi tersebut bukan kali pertama.
Namun sudah sering terjadi. 
Kepala Seksi Penertiban Dishub Kota Semarang Budi Fitriansyah mengatakan, ada dua kejadian dalam dua hari terakhir di lokasi tersebut.
Mereka melakukan pelanggaran jam operasional yang sudah diterapkan di jalan yang cukup padat itu.
"Kejadian selama dua hari ini ya, itu kan mereka melanggar semua. Artinya, seharunya di jam yang tak boleh melintas dulu," katanya. 

Informasi yang diperoleh, truk Isuzu boks dikemudikan Suyitno, 39, warga Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung.

Korban anak TK masih dirawat di RS Permata Medika Ngaliyan, Semarang.
Korban anak TK masih dirawat di RS Permata Medika Ngaliyan, Semarang.

Sedangkan mobil Mitsubishi Colt L300 dikemudikan Tri, 43, warga Kelurahan Purwogondo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal.

Adapun pengendara motor yang ikut tersambar truk Isuzu boks bernopol B 9598 UXB warna putih tersebut adalah Rindu Trisnawati, warga Kelurahan Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

Ia mengalami luka ringan, lecet pada paha.

Korban mengendarai Honda Beat nopol H-4297-QQ.

Salah satu saksi mata, Anto, mengaku sempat mendengar benturan keras yang tak jauh dari tempatnya.

Setelah melongok ke sumber suara, melihat mobil kecil warna putih terguling hingga pindah lajur.

"Truknya menabrak mobil berpenumpang anak-anak TK dan pengendara motor. Mobil (L300) sampai terguling pindah jalur, kacanya pecah. Sopirnya terlihat diam saja, mungkin syok, anak-anaknya saya gendongi ke pinggir," katanya.

Namun, truk boks yang menabrak masih melaju.

Truk boks baru berhenti setelah dikejar warga, hingga sampai sebelum jembatan tol.

"Kayaknya nggak blong, dikejar warga berhenti kok di sebelum jembatan tol," ujarnya.

Sopir truk boks Suyitno mengaku menabrak mobil L300 dua kali dari belakang hingga terguling. 
 
"Sampai dekat pom bensin rem hilang. Reflek hand rem. Ambil tengah ada mobil motor menghindar, terus kena yang itu, pindah jalur," akunya. 
 
Sopir ini juga mengaku melakukan perjalanan karena sesuai instruksi tempatnya bekerja dengan tujuan Surabaya.
Walaupun, sudah tau melanggar aturan operasional yang sudah ditentukan.
"Itu kebijakan kantor, saya cuma kerja. Saya ikut kantor apa yang diperintahkan," katanya. (mha/aro)
Editor : H. Arif Riyanto
#ngaliyan #rumah sakit #silayur #rem blong #kecelakaan #kota semarang