RADARMAGELANG.ID, Semarang - Seorang siswi SMK warga Kelurahan Jatibarang, Kecamatan Mijen, Semarang meninggal dengan tragis.
Pengendara motor ini tertabrak kereta api dan meninggal di lokasi kejadian, Kamis (13/2/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.
Lokasi kejadian berada di perlintasan rel kereta api KM 01+526, persisnya Jalan Kokrosono, Semarang Utara.
Korban Sabrina Lutfi Maulida, 16, siswi SMK Negeri 10 Semarang jurusan Nautika Kapal Niaga ini tertabrak kereta api Harina jurusan Bandung menuju Surabaya.
Kerasnya benturan membuat motor dan korban terpental hingga sekitar 15-20 meter dari titik awal kejadian.
Korban juga luka parah.
Ada sebagian tubuh hingga terpotong, lantaran terseret kereta.
Selain itu, motor korban mengalami ringsek hancur tak terbentuk.
Saksi mata Ardi mengatakan, peristiwa bermula ketika korban mengendarai sepeda motor sendirian dari arah utara menuju ke selatan.
Sesampai di perlintasan KA Kokrosono, korban diduga nekat menerobos palang pintu yang sudah tertutup lantaran akan ada kereta yang melintas.
"Korban bertiga, tapi dia sendirian. Palang udah nutup, dia (korban) masuk. Temennya boncengan, yang ketabrak sendiri," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang di lokasi kejadian.
Korban tersambar kereta saat belum berhasil melewati rel.
Dua temannya yang tidak mengikuti jejak korban selamat.
Namun mereka syok berat.
"Temannya lemes banget, nangis terus. Ya mungkin karena dia lihat kejadiannya langsung," jelasnya.
Ketua Jurusan sekolah korban, Harry, mengaku terkejut mendapat kabar duka dari siswanya melalui komunikasi handphone sekitar pukul 16.17 WIB.
"Korban mau pulang, diduga menerobos infonya. Kan dia pulang bareng temannya, terus palang dah ditutup, dia nerobos," bebernya.
Rekan korban, Farhan, 18, mengaku, korban sempat nongkrong sebentar sebelum pulang sekolah.
Tak disangka, temannya tersebut malah mengalami musibah tertabrak kereta api.
"Salah satu adik kelas saya manggil saya. Terus saya tanya siapa yang ditabrak, katanya Sabrina," imbuhnya.
Pihak sekolah juga langsung menghubungi orang tua korban.
Polisi yang mendapat laporan dari warga terkait kejadian ini, langsung menuju lokasi melakukan olah TKP.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUP Kariadi . (mha/ton)
Editor : H. Arif Riyanto