Mayat Perempuan Membusuk di Rumah Kosong di Karangrejo Semarang yang Diduga Korban Pembunuhan Ternyata Warga Jepara
Haryanto• Kamis, 12 Desember 2024 | 05:57 WIB
Rumah kosong tempat ditemukan jenazah korban yang sudah membusuk di Jalan Teuku Umar, Karangrejo, Gajahmungkur, Kota Semarang.
RADARMAGELANG.ID, Semarang - Akhirnya terungkap.
Perempuan yang ditemukan meninggal dan sudah membusuk di kamar mandi bangunan kosong bekas bengkel di samping Alfamart Jalan Teuku Umar, Kelurahan Karangrejo, Gajahmungkur, Semarang,diduga korban pembunuhan.
Perempuan tersebut bernama Tsania Ramadani, 18, warga asal Desa Sendang, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara.
Ditemukan meninggal dalam kondisi sudah membusuk.
Kasatreskrim Polrestabes Semarang Kompol Andika Sena membenarkan telah mengungkap identitas korban.
Perempuan yang ditemukan meninggal tersebut merupakan warga Kabupaten Jepara.
"Iya, kemarin hasil sidik jari kita akhirnya bisa dapat identitasnya, perempuan TR inisialnya, 18 tahun, warga Jepara," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (11/12/2024).
Jasad perempuan tersebut posisinya terlentang di dalam kamar mandi, dan sudah membusuk. Tubuhnya, utamanya bagian kepala sudah dikerubuti belatung dan nyaris tinggal tengkorak. Kematian korban, diperkirakan antara 14 sampai 30 hari.
Sementara informasi yang diperoleh, adanya yang diduga jeratan pada leher korban.
Selain itu juga terdapat resapan darah pada bagian leher, dan tenggorokan serta patah tulang lidah.
Diduga, adanya tidak kewajaran terhadap kematian korban.
"Iya, ada indikasi seperti itu, ini masih kita dalami. Ini kan masih menunggu hasil otopsi, kalau resmi baru kita ini (sampaikan). Sampai saat ini anggota masih penyelidikan di lapangan terkait masalah korban terakhir kali bersama siapa," tegasnya.
Tubuh mayat tersebut melekat baju panjang, ada tulisan MA Darul Ulum Purwogondo.
Serta mengenakan celana panjang warna hitam.
Kemudian, sendal warna hitam merek Hengrun.
TR masih tercatat sebagai pelajar paket C di Kalinyamatan.
Korban meninggalkan rumah tanpa pamit sejak 14 hari lalu.
Menanggapi terkait beredarnya korban merupakan anak jalanan ataupun punk, pihaknya mengakui belum bisa menyimpulkan hal tersebut.
"Kalau anak punk belum bisa menyimpulkan," katanya
Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan tanpa identitas ditemukan meninggal di sebuah bangunan kosong di Kecamatan Gajahmungkur, Senin (9/12/2024) sekitar pukul 18.30. Kondisinya sudah membusuk, serta dikerubuti belatung.
Diduga juga adanya luka jeratan pada leher. (mha/aro)