RADARMAGELANG.ID, Semarang – Pedagang eks kawasan MAJT (Masjid Agung Jawa Tengah) mulai pindah ke Pasar Dargo.
Setidaknya ada 50 pedagang yang sudah menempati pasar di Jalan dr CIpto tersebut.
Memang, jika melihat total pedagang eks MAJT yang mencapai 560, jumlah pedagang yang pindah masih kecil.
Namun Dinas Perdagang Kota Semarang optimistis akhir tahun ini ratusan pedagang sudah pindah ke Pasar Dargo.
“Slup slupan hari ini (kemarin), baru 50 pedagang. Lalu dengan anggaran yang ada, InsyaAllah, akhir tahun ini bertambah 230 pedagang. Dan kemungkinan bulan empat tahun 2025, semua pedagang sejumlah 560 sudah di sini (Pasar Dargo),”kata Ketua Paguyuban Barito Karya Mandiri, Rohmat Yulianta.
Pemindahan para pedagang dilakukan secara bertahap.
Mengingat, tempat relokasi masih harus diperbaiki. Apalagi bangunan Pasar Dargo sudah lama tidak terpakai, sehingga banyak yang mengalami kerusakan.
Namun kerena ada kesepakatan dengan Pemkot Semarang, nantinya pedagang akan swadaya memperbaiki fasilitas lantai.
Namun, lantai dua yakni blok C dan D menjadi tanggung jawab pemerintah kota.
“Mudah-mudahan semuanya bisa tepat waktu. Sehingga bulan empat bisa selesai semua,” harapnya.
Selain itu, pihaknya juga meminta pemerintah kota memperbaiki saluran air dekat pintu masuk agar tak terjadi banjir.
Kemudian menambah lampu penerangan.
Dan meminta adanya papan penanda di depan Gedung yakni ‘Barito Karya Mandiri Dargo Square’
“Sesuai kesepakatan tidak ada penarikan retribusi, karena pemindahan bertahap dan berat jika bayar di dua tempat (MAJT,red). Nanti bulan 4 tahun 2025, Ketika semua sudah pindah kesini, kita diskusi dengan pemerintah soal retribusi,” bebernya.
Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Bambang Pramusintho mengatakan masa pakai pedagang di MAJT telah berakhir.
Sehingga pihaknya memberikan tempat agar pedagang tetap bisa menjalankann usahanya.
“Ini kan ada aset pemerintah. Maka kita relokasi kesini. Kita pindahkan secara bertahap. Target selesai pemindahan yakni pertengahan 2025,” kata Bambang. (den/zal)
Editor : H. Arif Riyanto