Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Plaza Simpang Lima Semarang Tinggal Kenangan, Masa Sewa Telah Habis, Pemkot Tawarkan ke Investor

Adennyar Wicaksono • Rabu, 25 September 2024 | 04:37 WIB
Kondisi Plaza Simpang Lima banyak kios tenant yang tutup. Masa sewa telah habis sejak Maret 2024 lalu.
Kondisi Plaza Simpang Lima banyak kios tenant yang tutup. Masa sewa telah habis sejak Maret 2024 lalu.

RADARMAGELANG.ID, Semarang Kamu punya kenangan belanja di Plaza Simpang Lima Semarang?

Sebentar lagi tinggal kenangan.

Masa sewa gedung megah di jantung Kota Semarang ini ternyata sudah habis sejak Maret 2024 lalu.

Kondisi Plaza Simpang Lima kini terlihat mlompong.

Banyak tenant yang tutup.

Mulai lantai satu sampai lantai lima.

Tenant yang masih terlihat beroperasi ada di lantai satu dan zona komputer.

Matahari Store yang berada di lantai tiga tidak memperpanjang masa sewa, sehingga asetnya akan kembali ke Pemkot Semarang.

Diketahui, bangunan Plaza Simpang Lima mulai beroperasional pada 31 Maret 1990.

Artinya, mal legendaris ini sudah beroperasi lebih dari 34 tahun.

“Masa kontrak Matahari sudah habis Maret lalu. Saat ini masih ada yang menyewa, tapi sewa biasa. Kami dengan Arga Mukti membatasi sampai September ini bisa selesai,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Semarang Tuning Sunarningsih, Selasa (24/9/2024).

Saat ini, masih banyak tenant yang menyewa.

Namun jika  melihat kondisi gedung yang sudah tidak begitu bagus, ia berharap tidak ada yang menyewa lagi.

Sesuai aturan, jika disewa tidak bisa dalam jangka waktu lama.

Pemkot akan menawarkan kepada investor untuk pemanfaatan yang lebih optimal.

 “Kalau hanya disewa kan jangka waktu sesuai peraturan tidak bisa lama, jadi yang bisa lama itu kerja sama dengan investor atau dengan kerja sama pemanfaatan,” tuturnya.

Pengelolaan bisa dilakukan melalui sistem Kerja sama Pemanfaatan (KSP) maupun Kerja sama Bangun Guna Serah (BGS).

“Karena kondisi gedungnya nggak terlalu bagus. Padahal di pusat kota. Nanti kita akan tawarkan di kegiatan Semarang Bisnis milik DPMPTSP, supaya ada investor yang berminat kalau mau membangun atau merehab keseluruhan,” tambahnya.

Melalui kerja sama dengan investor, dia berharap, gedung yang berada di pusat kota tersebut bisa lebih bagus.

Terkait rencana pemindahan Mal Pelayanan Publik (MPP) dari Terminal Mangkang ke gedung tersebut, Tuning menjelaskan, rencana itu masih kondisional.

Bergantung keputusan yang nantinya diambil.

“Misalnya dibangun investor, tentu akan direhab keseluruhan. Kalau BGS, mereka butuh waktu lama, dibangun kembali. Nanti akan dicarikan solusi terbaik,” tandasnya. (den/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Plaza Simpang Lima Semarang #terminal mangkang #Plaza Simpang Lima #pemkot semarang #mal pelayanan publik #Sewa gedung