RADARMAGELANG.ID, Semarang—Kelahiran dan kematian adalah takdir yang di Atas.
Siapa sangka, niatnya pulang ke kos, Muhammad Tirza Nugroho Hermawan, 21, justru harus menemui ajal di tengah jalan.
Mahasiswa S1 Teknik Informatika Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang menjadi korban kesadisan germbolan remaja bersenjata tajam alias kreak di depan SPBU 44.501.22, Bendan Ngisor, Kecamatan Gajahmungkur, Selasa (17/9/2024) sekitar pukul 03.00.
Warga Dukuh Bakalan RT 02 RW 05 Desa Bandungharjo, Kecamatan Donorojo, Jepara itu tewas dengan sejumlah luka di tubuhnya akibat sabetan senjata tajam yang diduga celurit panjang.
Berikut ini kronologi aksi para kreak yang menewaskan pemuda kelahiran Jepara 31 Mei 2003 tersebut:
- Sekitar pukul 30 WIB, korban Muhammad Tirza Nugroho Hermawan, 21, berboncengan dengan temannya Anugrah Maulana, 20.
- Keduanya meluncur dari arah lampu merah Taman Sampangan berencana pulang kos di sekitar kampus Udinus Semarang.
- Sesampainya di depan SPBU Kelud, Bendan Ngisor, korban dan temannya berhenti di seberang SPBU lantaran ada ribut-ribut gerombolan remaja yang membawa senjata tajam.
- Saat itu, korban dan temannya yang masih di atas motor dihampiri kurang lebih 4 pelaku dengan membawa senjata tajam.
- Melihat itu, korban Muhammad Tirza Nugroho dan temannya Anugrah Maulana lari ketakutan.
- Nahas, saat berlari itu, korban Muhammad Tirza Nugroho terjatuh hingga berhasil ditangkap di jalan raya depan akses keluar SPBU yang bersebelahan dengan Swalayan Super.
- Korban Muhammad Tirza Nugroho sempat minta ampun, minta ampun, tapi masih terus dibacok-bacok. Tidak sampai lima menit. Setelah itu, gerombolan tersebut kabur ke arah Kaligarang.
- Teman korban Anugrah Maulana yang bersembunyi di samping SPBU sempat melihat korban dibacok oleh pelaku.
- Setelah pelaku kabur, petugas SPBU dan teman korban memberikan pertolongan dan melaporkan ke polisi.
- Sekitar pukul 04.00 WIB Ambulance Hebat datang mengecek kondisi korban dan dinyatakan sudah meninggal dunia dengan luka kaki paha kanan terbuka tembus tulang .
- Sekitar pukul 05.15 WIB, petugas Inafis Polrestabes Semarang tiba lokasi selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (aro)
Editor : H. Arif Riyanto