Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Ngeri! Begitu Kata Saksi Tawuran Antara Gangster Warmah dan Gangster Jerman di Semarang Utara yang Menewaskan Satu Orang

Haryanto • Jumat, 23 Agustus 2024 | 22:17 WIB
Polisi saat mengumpulkan keterangan saksi dan olah TKP di lokasi tawuran antar gangster di Bandarharjo, Semarang Utara, Jumat (23/8/2024)
Polisi saat mengumpulkan keterangan saksi dan olah TKP di lokasi tawuran antar gangster di Bandarharjo, Semarang Utara, Jumat (23/8/2024)

RADARMAGELANG.ID, Semarang --Aksi tawuran dua kelompok gangster di Bandarharjo, Semarang Utara, Jumat 23/8/2024) jelang subuh sekitar pukul 03.30 sangat menyeramkan.

Para pelaku membabibuta bak kesetanan.

Mereka juga membawa senjata tajam yang siap membabat lawan-lawannya.

Tak heran, sedikitnya ada dua korban dalam kejadian ini.

Seorang tewas dan seorang terluka bacok.

Korban tewas Novan Tio Ollyvian, 27, warga Jalan Kerapu Timur, Kelurahan Kuningan, Semarang Utara.

Tubuhnya bagian perut mengalami luka bacokan senjata tajam hingga ususnya terburai.

Tak hanya itu, sejumlah luka bacokan juga terlihat di bagian belakang tubuhnya.

Mengerikan!

Pemuda ini ditemukan tergeletak bersimbah darah di Jalan Layur, Semarang Utara setelah mencoba melarikan diri dari lokasi tawuran.

Sedangkan korban luka adalah Niko Aprian, 23, warga Jalan Kerapu 5, Kelurahan Kuningan, Semarang utara.

Niko mengalami luka di tangan kiri.

Kedua korban  sempat dilarikan ke RSUP dr Kariadi Semarang guna mendapatkan perawatan medis.

Nahas, nyawa Novan tidak bisa terselamatkan

Hingga kemarin, korban Niko masih dalam perawatan medis.

Kesaksian Muhammad Yuslam, warga yang mengetahui aksi tawuran tersebut mengatakan, awal melihat setelah dibangunkan dari tidur oleh orang tuanya yang mendengar keributan di luar rumah. Setelah terbangun, ia mencoba keluar rumah, namun dicegah oleh ibunya.

"Saya dibangunkan ibu jam 4 subuh, melihat ada orang tawuran di depan rumah . Saya gak boleh keluar sama ibu. Wes ojo metu neng omah wae . Saya pikirnya mau ngusir, kejadiannya jam jam 4-an," ceritanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (23/8/2024).

Jembatan Kretek Puter, dekat Puskesmas Bandarharjo lokasi tawuran antara gangster Warmah dengan gangster Jerman hingga menewaskan satu orang, Jumat (23/8/2024)
Jembatan Kretek Puter, dekat Puskesmas Bandarharjo lokasi tawuran antara gangster Warmah dengan gangster Jerman hingga menewaskan satu orang, Jumat (23/8/2024)

Meski demikian, Yuslam sempat mengintip kejadian itu dari balik jendela rumahnya.

Ternyata benar, ada tawuran yang dilakukan oleh sekelompok pemuda.

Yuslam sempat melihat korban berlari, dan kemudian jatuh tersungkur di depan rumahnya.

"Korban sempat lari dari arah sana (Jembatan Puskesmas), terus jatuh nggeletak. Dia megangi perut. Terus dibantu sama teman-temannya dibawa ke rumah sakit. Kondisi selanjutnya saya gak tahu," bebernya.

Yuslam menyebut, mereka yang tawuran membawa senjata tajam.

Namun ia tak mengetahui jumlah pastinya.

"Ramai banget, senjata tajame juga panjang-panjang, ngeri!" ujarnya.

Yuslam tak menyangka ternyata korban adalah temannya nongkrong.

Pada awalnya ia tidak mengetahui hal tersebut.

"Awalnya gak tahu. Yang tawuran anak mana saya gak tahu. Terus subuh-subuh itu dapat kabar, korban ternyata teman saya. Dulu teman nongkrong," katanya

Sebelumnya diberitakan, aksi tawuran dua kelompok gangster terjadi di Kota Semarang.

Kali ini, tawuran pecah di wilayah Bandarharjo, Semarang Utara, Jumat 23/8/2024) jelang subuh sekitar pukul 03.30.

Informasi yang diperoleh, tawuran tersebut melibatkan gangster Warmah dari Kuningan dan gangster Jerman dari Bandarharjo.

Mereka saling serang dengan menggunakan senjata tajam.

Akibat kejadian tersebut, dua orang dari kelompok Kampung Kuningan mengalami luka-luka. Keduanya sempat dilarikan ke RSUP dr Kariadi Semarang guna mendapatkan perawatan medis. Nahas, nyawa satu orang tidak terselamatkan alias tewas.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, tawuran terjadi di sekitar Jembatan Kretek Puter, Puskesmas Bandarharjo.

Pihaknya juga menyebut ada dua korban dalam peristiwa ini.

"Info dua korban di RS Kariadi, satu luka pada lengan dan satu meninggal dunia," katanya. (mha/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#luka bacokan #usus terburai #kuningan #polrestabes semarang #tawuran gangster #Bandarharjo #semarang utara