Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Ini Isi Curhatan Dokter Aulia Risma Lestari, Mahasiswi Spesialis Anestesi FK Undip yang Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Lempongsari, Kota Semarang

H. Arif Riyanto • Kamis, 15 Agustus 2024 | 18:23 WIB
Salah satu curhatan korban dr Aulia Risma Lestari yang ditulis di buku hariannya tertanggal  5 Juli 2024:
Salah satu curhatan korban dr Aulia Risma Lestari yang ditulis di buku hariannya tertanggal 5 Juli 2024:

RADARMAGELANG.ID, Semarang—Kasus dugaan bunuh diri mahasiswi spesialis anestesi Fakultas Kedokteran Undip, dr Aulia Risma Lestari, 30, warga Kota Tegal, diduga lantaran depresi akibat bullying atau perundungan.

Mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di RSUP dr Kariadi Semarang itu ditemukan meninggal di kamar kosnya di Jalan Lempongsari Raya, Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Senin (12/8/2024) sekitar pukul 23.00.

Polisi yang melakukan penyelidikan, menemukan sejumlah petunjuk korban mengakhiri hidup dengan menyuntikkan obat penenang.

“Wajahnya biru-biru sedikit sama pahanya, seperti orang tidur, posisi miring,” kata Kapolsek Gajahmungkur Kompol Agus Hartono kepada wartawan, Rabu (14/8/2024).  

Baca Juga: Pasca Bunuh Diri Mahasiswi Spesialis Anestesi Undip, Kementerian Kesehatan Hentikan Sementara Program Studi Anestesi di RSUP dr Kariadi

Baca Juga: Mahasiswi Spesialis Anestesi Fakultas Kedokteran Undip Bunuh Diri di Kamar Kos, Korban Dokter Muda RSUD Kardinah Kota Tegal

Dugaan adanya perundungan yang menimpa dokter muda RSUD Kardinah Kota Tegal ini sempat diungkapkan korban dalam buku hariannya.

Korban merasa tidak kuat menjalani pendidikan dokter spesialis anestesi.

Berikut ini salah satu curhatan korban dr Aulia Risma Lestari yang ditulis di buku hariannya tertanggal  5 Juli 2024:

1 semester aku berjuang di sini.

Terlalu berat untukku.

Sakit sekali.

Beban fsiknya begitu besar.

Aku ingin berhenti.

Sakit sekali, sungguh sakit.

Rasanya masih sama,

Aku ingin berhenti.

Aku tidak sanggup setiap hari bekerja seperti ini.

Ada yang bisa menolong saya?

Apa Tuhan tau saya tersiksa?

Apa Tuhan tau aku kesakitan?

Kenapa di setiap aku berharap.

Tidak pernah ada jawabannya.

Apa Tuhan membenciku?

Aku selalu menjerit mohon pertolongan.

Tapi kenapa aku dibiarkan?

Apa aku dilahirkan hanya untuk mengakhiri?

Seni kehidupan mana yang kulihat dahulu sehingga aku setuju untuk memililih dilahirkan?

Aku tidak serta merta menyerah tanpa berusaha.

Aku sudah menanggung banyak.

Aku manusia biasa.

Punggungku terasa amat sangat sakit setiap pulang.

Pulang dini hari, bukan duduk-duduk saja.

Aku merasakan sakit yang luar biasa mala mini.

Aku tidak sanggup lagi meneruskan siklus ini.

Aku mohon, maafkan aku.

Maafkan aku yang menyerah.

Aku sudah berjuang.

Aku sudah sangat berusaha.

Aku mohon,

Aku mohon.

Aku tidak sanggup lagi.

Bila harus menanggung lebih lama lagi.

Aku sendirian, aku berjuang sendiri.

Tidak ada yang menolongku.

Aku tidak ingin sesakit ini lebih lama lagi.

Semoga Tuhan mengampuniku.

Tuhan, aku sakit.

Aku mohon tempat aku pulang. (*)

 Baca Juga: Sebelum Ditemukan Meninggal, Mahasiswi Spesialis Anestesi FK Undip Dokter Aulia Risma sempat Curhat dengan sang Kekasih di Buku Harian, Ini Isinya

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#GAJAHMUNGKUR #Lempongsari #Fakultas Kedokteran Undip #spesialis anestesi #Aulia Risma Lestari #bunuh diri #RSUD Kardinah Kota Tegal #polsek gajahmungkur #RSUP Kariadi Semarang