Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Kirab Budaya Kedatangan Laksamana Cheng Ho ke-619 di Kota Semarang Meriah, Puluhan Ribu Warga Ikut Arak-arakan dari Pecinan ke Sam Poo Kong

Ida Fadilah • Senin, 5 Agustus 2024 - 07:56 WIB
 
 
Perayaan Hari Kedatangan Sam Poo Tay Djien atau Laksamana Cheng Ho ke- 619 tahun dan kirab budaya, Minggu (4/8/2024). 
Perayaan Hari Kedatangan Sam Poo Tay Djien atau Laksamana Cheng Ho ke- 619 tahun dan kirab budaya, Minggu (4/8/2024). 
 
RADARMAGELANG.ID, Semarang - Arak-arakan Cheng Ho kembali digelar.
Ribuan masyarakat tumpah ruah ikut merayakan festival ini.
Arak-arakan ini dimulai pukul 05.00 dari Kelenteng Tay Kak Sie Jalan Gang Lombok Pecinan Semarang menuju Kelenteng Sam Poo Kong Jalan Simongan.
Kemudian, pada pukul 13.00 kirab budaya ini kembali ke Kelenteng Tay Kak Sie. 
Perayaan Hari Kedatangan Sam Poo Tay Djien atau Laksamana Cheng Ho ke- 619 tahun dan kirab budaya ini diikuti sejumlah kelenteng dari Kota Semarang dan berbagai daerah.
Tak hanya dari kelenteng, masyarakat juga melihat di sepanjang jalan.
Beragam penampilan menarik perhatian masyarakat.
Ada rombongan bhe kun dengan kostum unik, yakni serba hitam dan wajah berhias karakter tokoh Tiongkok.
Ada tarian naga atau liong, serta iringan musik khodengcong yang musik tradisional Tionghoa, kemudian ada juga barongsai.
Tampak juga, ratusan warga keturunan Tionghoa membawa beberapa patung dewa pada perayaan Festival Arak-arakan Cheng Ho. 
Ketua Yayasan Sam Poo Kong Semarang Mulyadi Setiakusuma mengatakan, arak-arakan ini merupakan rangkaian kegiatan Festival Arak-Arakan Cheng Ho.
Ia menyebut sekitar 10 ribu orang dari kelenteng-kelenteng lain memeriahkan perayaan.
Ada yang datang dengan dan tanpa membawa patung dewa. 
Mulyadi menyatakan, rangkaian ini telah dimulai sejak 2 Agustus 2024.
Festival ini diawali dengan kedatangan abu kongco dari Kelenteng Tay Kak Sie.
"Puncaknya ini dilakukan arak-arakan dengan membawa patung dewa. Ada lebih dari 6.000 orang mengikuti arak-arakan ini," jelasnya. 
Ketua Yayasan Tai Kak Sie Tanto Hermawan menyatakan, ada lima kelenteng di wilayahnya yang menyemarakkan perayaan ini.
Menurutnya, tahun ini perayaan lebih meriah.
Tanto menuturkan, pada tahun ini pihaknya membagikan sepuluh patung dewa ke berbagai daerah.
Ia berharap dengan pembagian ini, pada tahun mendatang Festival Cheng Ho lebih banyak lagi yang turut berpartisipasi.
"Tahun ini persiapan lebih bagus. Ini tradisi budaya sudah ratusan tahun berjalan. Makin tahun lebih baik," jelasnya.
Adanya festival ini membuat Umi Layla asal Kabupaten Semarang niat berkunjung ke Semarang.
Ia hadir bersama keluarganya ingin melihat arak-arakan yang sudah menjadi budaya. 
"Seru sekali banyak budaya Thionghoa yang unik, ada barongsai. Seru sekali," ucapnya. (ifa/aro) 
 
 
Editor : H. Arif Riyanto
#cheng ho #arak-arakan #pecinan semarang #Tionghoa #Kelenteng Sam Poo Kong #Kelenteng Tay Kak Sie #laksamana cheng ho