Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Viral Surfing di Bendungan Pleret, Wali Kota Semarang Mbak Ita Ingatkan Warga Tetap Waspada Datangnya Air Bah

Adennyar Wicaksono • Rabu, 17 Juli 2024 - 05:12 WIB
Puluhan anak bermain surfing atau seluncur di Bendungan Pleret, Sungai Banjir Kanal Barat, Kota Semarang. Pemkot Semarang mengimbau agar tetap waspada.
Puluhan anak bermain surfing atau seluncur di Bendungan Pleret, Sungai Banjir Kanal Barat, Kota Semarang. Pemkot Semarang mengimbau agar tetap waspada.

RADARSEMARANG.ID, Semarang Menyikapi banyaknya warga yang bermain seluncuran di pintu air bendungan Pleret Banjir Kanal Barat (BKB) Kota Semarang, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu pun meminta anak-anak yang bermain di sana untuk tetap waspada.

Mengingat arus aliran air BKB cukup deras.

Apalagi jika datang air bah dari wilayah hulu sungai.

Seperti diketahui, aktivitas seluncuran di bendungan Pleret bekalangan viral di media sosial (medsos).

Mereka asyik menghabiskan waktu dengan bermain air tanpa takut derasnya arus.

“Memang masih viral, surfing di Pleret. Ini jadi suatu keunikan, karena kebetulan airnya itu sedang surut. Tetapi kami harapkan tetap waspada, karena ada kekhawatiran kalau terjadi air bah,” kata wali kota yang akrab disapa Mbak Ita ini, Selasa (16/7/2024).

Meski tidak ada larangan, wali kota tetap mewanti-wanti agar anak-anak tetap waspada. Mbak Ita akan berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mewaspadai cuaca.

Pemkot Semarang siap memberikan update informasi ini kepada masyarakat.

“Kami juga minta DPU untuk melihat dan mengecek EWS (Early Warning System) yang terpasang. Nanti akan ada semacam sinyal warning kalau terjadi kiriman air lebih besar. Agar anak-anak bisa waspada juga,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Semarang Barat Elly Asmara mengatakan, sesuai tupoksi kecamatan akan mengimbau warga dan anak-anak yang bermain surfing di Pleret agar waspada dan menjaga keselamatan masing-masing.

“Kita akan menindaklanjuti dengan memasang rambu dan banner call center darurat dari relawan, SAR, maupun kecamatan sendiri. Hal ini agar masyarakat bisa menghubungi jika terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tambahnya.

Terkait pertumbuhan parkir dan PKL di bantaran BKB, Elly mengaku akan melakukan koordinasi serta penjagaan untuk menjaga ketertiban area tersebut.

“Kita akan terus monitor karena ini hiburan buat masyarakat,” katanya. (den/zal)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#seluncur air #surfing #pleret #bendungan pleret #banjir kanal barat #viral #mbak ita #Wali Kota Semarang Hevarita Gunaryanti Rahayu