Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Momen Haru, Sang Anak Meninggal Akibat Kecelakaan, saat Wisuda UNNES Diwakili Orang Tua, Rektor Menitikkan Air Mata

Adennyar Wicaksono • Selasa, 9 Juli 2024 | 23:13 WIB
Suasana haru menyelimuti proses wisuda Universitas Negeri Semarang (UNNES) ke -122 saat orang tua wisudawati atas nama Wildan Rochmawati yang meninggal akibat kecelakaan naik ke panggung.
Suasana haru menyelimuti proses wisuda Universitas Negeri Semarang (UNNES) ke -122 saat orang tua wisudawati atas nama Wildan Rochmawati yang meninggal akibat kecelakaan naik ke panggung.

RADARMAGELANG.ID, Semarang – Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof S Martono tak kuasa menahan air mata.

Ia menitikkan air mata saat orangtua wisudawati atas nama Wildan Rochmawati yang meninggal dunia karena kecelakaan, Minggu (7/7/2024) lalu, naik ke atas panggung.

Keduanya hadir mewakili putri tercintanya yang seharusnya diwisuda, Selasa (9/7/2024).
Namun rupanya takdir berkata lain.

Dua hari sebelum wisuda, mahasiswi Ilmu Sejarah UNNES itu tewas dalam kecelakaan di Jalan Dewi Sartika, Deliksari, Gunungpati, Kota Semarang.

Praktis, suasana haru pun menyelimuti proses wisuda UNNES ke -122  yang digelar di Auditorium Prof Wuryanto, Kampus UNNES Sekaran, Gunungpati tersebut.

Wildan sendiri sudah dinyatakan lulus pada Mei lalu.

Namun baru mengikuti proses wisuda pada Selasa (9/7/2024).

Namanya bahkan tercatat sebagai wisudawati termuda dan tercepat dengan masa studi 3 tahun 8 bulan 13 hari di Prodi Ilmu Sejarah.


Sebelumnya orang tua Wildan dikabarkan tidak bisa hadir karena masih suasana berkabung.

Namun keduanya tetap hadir, sehingga membuat haru proses wisuda.

Saking harunya peserta wisuda lainnya pun nampak menitikkan air mata, termasuk rektor dan jajarannnya.

"Sebelumnya memang dinyatakan tidak hadir, namun orang tuanya pada hari H siap untuk hadir," kata Kepala Humas UNNES Rahmat Petuguran saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (9/7/2024).

Orang tua Wildan terlihat tak kuasa menahan tangis.

Ijazah diserahkan langsung oleh Rektor S Martono didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof Dr Zaenuri kepada kedua orang tua dan kakak Wildan yang hadir dalam proses wisuda tersebut.

"Penyerahan ijazah diberikan karena Wildan adalah mahasiswa yang telah menyelesaikan studi dan secara akademik telah dinyatakan lulus pada Mei 2024. Almarhumah juga berhak menyandang gelar sebagai Sarjana Sosial (S.Sos)," ujar Rahmat. (den/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#wisuda #Rektor Unnes Prof. S. Martono #menangis #Sekaran #haru #kecelakaan #meninggal #unnes