Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Tiga Kepala Desa di Kabupaten Semarang Wakili Provinsi Jawa Tengah dalam Paralegal Justice Award 2024, Ini Nama-Namanya

Nurfa'ik Nabhan • Selasa, 28 Mei 2024 | 21:26 WIB
Pembekalan peserta Paralegal Justice Award (PJA) tingkat nasional 2024 di Gedung Dharma Satya
Pembekalan peserta Paralegal Justice Award (PJA) tingkat nasional 2024 di Gedung Dharma Satya

RADARMAGELANG.ID, Ungaran—Tiga kepala desa di Kabupaten Semarang kembali mengikuti penilaian Paralegal Justice Award (PJA) tingkat nasional.

Ketiga kepala desa tersebut menjadi bagian dari wakil Provinsi Jawa Tengah.

Ketiga kades tersebut di antaranya Kades Jatirejo Kecamatan Suruh Kharisma Teguh Pribadi, Kades Kemambang Kecamatan Banyubiru Heru Susanto, dan Kades Bedono Kecamatan Jambu Sunyana.

Perwakilan dari Kabupaten Semarang menjadi terbanyak untuk mewakili Provinsi Jawa Tengah.

"Perwakilan dari Jawa Tengah sebanyak delapan, dan tiga di antaranya dari Kabupaten Semarang.  Lainnya dua wakil dari Brebes dan Wonosobo, Salatiga, dan Magelang masing-masing satu perwakilan," ungkap Kepala Bidang Hukum Kanwil Kemenkumham Jateng Deni Kristiawan.

Pada tahap awal terdapat 28 kepala desa atau lurah yang mengikuti seleksi di tingkat provinsi.

Dan Pemprov Jateng mengusulkan 24 peserta ke panitia pusat untuk dilakukan seleksi lagi.

"Namun yang disetujui hanya delapan peserta dan dinyatakan lolos ke tingkat nasional," katanya.

Paralegal Justice Award sendiri merupakan penghargaan kepada kepala desa atau lurah dalam menyelesaikan berbagai persoalan dengan kepastian hukum di wilayahnya.

Sehingga bisa menumbuhkan kepercayaan masyarakat kepada desa yang berdampak positif. 

"Sehingga potensi desa dapat dimanfaatkan dengan maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan warga," lanjutnya.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengajak kepala desa yang telah lolos bisa mengikuti program inisiatif pengembangan kompetensi yang dilakukan BPHN dengan baik.

Sehingga bisa bersaing menjadi yang terbaik serta menambah pengetahuan dan keterampilan.

"Keluarkan seluruh potensi yang terbaik dan penghargaan ini diberikan kades atau lurah yang telah bertindak sebagai juru damai dan menumbuhkan investasi," katanya. (nun/aro)

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Kabupaten Semarang #kanwil kemenkumham #Paralegal Justice Award #kades #Desa Bedono #Kades Jatirejo