Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Bursa Pilwakot Semarang 2024, Sekda Iswar Aminuddin Masuk Radar Golkar, Baliho sudah Bermunculan, Ini Tanggapannya

Adennyar Wicaksono • Sabtu, 20 April 2024 | 21:59 WIB
Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin
Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin

RADARMAGELANG.ID, Semarang - Nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang Iswar Aminuddin makin santer masuk dalam bursa Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Semarang 2024.

Konon Iswar masuk daftar bakal calon kepala daerah dari Partai Golkar.

Bahkan saat ini banyak bermunculan baliho Iswar di beberapa wilayah, yang diduga sebagai langkah sosialisasi meskipun baliho tersebut mengucapkan Idul Fitri.

Salah satunya bergambar Iswar mengendarai Vespa warna kuning dan latar belakang baliho juga kuning.

Ditanya kabar tersebut, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang ini mengaku, belum ada rekomendasi apapun dari Partai Golkar.

Apalagi saat ini dia masih sebagai PNS dan menduduki kursi sekda Kota Semarang.

"Belum ada rekomendasi, coba tanyakan ke sana saja (Partai Golkar, red)," katanya

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPD Golkar Kota Semarang Anang Budi Utomo, menjelaskan, Iswar termasuk yang masuk radar Golkar dalam Pilwalkot Semarang.

Selain itu juga ada beberapa nama politikus Partai Golkar yakni dirinya dan Erry Sadewo.

Sepanjang seorang tokoh bisa mengangkat dan bisa memenangkan Partai Golkar, menurutnya, bisa saja diusung.

"Itu ya sama, mungkin masuk radar," ujar Anang menanggapi Iswar masuk bursa Pilwakot dari Partai Golkar.

Terpisah, Partai Demokrat Kota Semarang mulai melakukan lobi-lobi politik ke sejumlah partai untuk membahas pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Pemilu 2024.

Anggota DPR RI A. S. Sukawijaya alias Yoyok Sukawi digadang-gadang jadi jagoan Partai Demokrat.

Ketua DPC Demokrat Kota Semarang Wahyoe ‘Liluk’ Winarto menjelaskan, partainya akan membuka koalisi untuk mengusung calon pada Pilwakot tahun ini.

Sebab partai yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono tersebut hanya mendapatkan enam kursi di DPRD Kota Semarang.

Sesuai aturan yang ada, partai bisa mengusung calon sendiri jika memenuhi ambang batas 20 persen dari jumlah kursi  DPRD Kota Semarang atau 10 kursi.

“Kita akan buka koalisi karena hanya berhasil mengamankan enam kursi,” katanya kemarin.

Partai Demokrat, kata dia, berkomitmen mengusung kadernya sendiri pada Pilkada 2024 nanti.

Meski demikian, keputusan siapa yang bakal dipilih atau diusung, berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

“Nanti yang akan diusung siapa kita tunggu, kita punya kader yang berkualitas seperti Mas Yoyok, yang akan kita usulkan. Nanti tinggal DPP yang memilih,” kata pria yang menjabat sebagai wakil ketua DPRD Kota Semarang itu.

Partai Demokrat Kota Semarang juga akan membuka penjaringan.

Meski demikian, informasi pembukaan penjaringan masih menunggu intruksi dari DPP Demokrat.

“Belum tahu nanti penjaringan akan kapan, kita butuh koalisi, karena tak bisa berdiri sendiri,” tambahnya.

Adapun mengenai koalisi itu, Demokrat Kota Semarang sudah mulai menjalin komunikasi nonformal kepada seluruh partai lainya.

Pihaknya pun berharap Koalisi Indonesia Maju (KIM) di tingkat nasional masih bisa berjalan hingga tingkat Pilkada di kabupaten/kota.

“Harapannya seperti yang Pilpres kemarin, tapi politik kan dinamis, Pilpres dan Pilkada berbeda kondisinya,” jelasnya. (den/ton)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Iswar Aminuddin #Pilwakot Semarang 2024 #partai golkar #pilwakot #kota semarang #yoyok sukawi