Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Tanggul Sungai Beringin dan Sungai Plumbon Jebol, Enam Kelurahan di Kecamatan Tugu Tergenang Banjir, Ini yang dilakukan Camat Tugu

Adennyar Wicaksono • Kamis, 14 Maret 2024 | 23:20 WIB
Tanggul Sungai Plumbon yang jebol langsung ditambal sementara oleh petugas BBWS.
Tanggul Sungai Plumbon yang jebol langsung ditambal sementara oleh petugas BBWS.

RADARMAGELANG.ID, Semarang - Enam kelurahan di Kecamatan Tugu, Kota Semarang terdampak banjir akibat hujan deras, Rabu (13/3/2024).

Wilayah yang terparah adalah Mangkang Kulon, yang merendam ratusan rumah warga, sekolah, masjid, hingga kantor pemerintahan.

Menurut informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, enam kelurahan yang terdampak banjir adalah Tugurejo, Karanganyar, Mangkang Wetan, Mangunharjo, dan Mangkang Kulon.

Khusus wilayah Mangkang Kulon dan Mangunharjo, banjir terjadi karena jebolnya tanggul Sungai Plumbon.

Di wilayah ini terdapat tiga titik di RT 1 RW 4.

Total ada 1.600 warga yang terdampak.

Sementara di Mangkang Wetan, karena debit air Sungai Beringin yang meluap, sehingga masuk ke perkampungan, terutama di RW 2.

Banjir juga merusak jembatan yang merupakan akses jalan satu-satunya warga di RW 7.

"Ada enam kelurahan yang dilanda banjir.  Yang paling parah di Mangkang Kulon dan Mangunharjo, karena ada tanggul Sungai Plumbon yang jebol," jelas Camat Tugu Abdul Haris Nur Hidayat, Kamis (14/3/2024).

Ketinggian banjir bervariasi, antara 30 sentimeter sampai 1 meter.

SD Negeri Mangkang Kulon 1 dan 2 terdampak banjir, sehingga siswa diliburkan.

Selain itu, kantor Kelurahan Mangkang Kulon juga terendam.

Pegawai kelurahan sibuk melakukan pembersihan ruangan dibantu petugas damkar.

"Pemkot juga mendistribusikan bantuan nasi bungkus untuk korban banjir. Alhamdulillah tidak ada yang harus dievakuasi," ujarnya.

Abdul Haris menejelaskan, tiga titik tanggul yang jebol di Sungai Beringin langsung diperbaiki sementara menggunakan trucuk bambu.

Apalagi diperkirakan curah hujan masih tinggi, dan untuk mengantisipasi banjir susulan.

"Ini langsung ditangani, nanti akan dibangun permanen oleh BBWS," tambah dia.

Sementara untuk jembatan yang rusak di RW 7 Mangkang Wetan, saat ini telah dibangun jembatan sementara menggunakan bambu agar akses warga tidak terganggu.

Di wilayah ini, diketahui ada belasan perahu nelayan yang hanyut dan mengalami kerusakan.

"Nanti akan dibangunkan Adi Karya, informasinya mau disurvei dulu. Ini baru dibangun sementara oleh warga. Kalau tidak, kasihan bisa terisolir," bebernya. (den/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Mangunharjo #banjir semarang #mangkang wetan #karanganyar #Camat Tugu #mangkang kulon #tugurejo