RADARMAGELANG.ID, Magelang– Batik merupakan warisan budaya yang perlu dilestarikan.
Di Kota Magelang, terdapat perajin batik yang sudah menjual batik tulisnya sampai luar negeri.
Lokasinya di Kelurahan Tidar Utara, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang.
Hal ini disampaikan oleh Lurah Tidar Utara Sonny Suharto.
“Potensi di daerah Tidar Utara itu juga ada perajin batik tulis Soemirah punya Mas Kelik” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Magelang.
“Kerajinan batik tulis Mas Kelik sudah sampai ke luar negeri juga,” tambah Bu Sri Hariyati, Sekretaris Kelurahan Tidar Utara.
Perajin batik tulis “Soemirah” Kelik Subarjo mengaku, sudah merintis usaha sejak 2010.
Saat ini, pria 52 tahun tersebut fokus menerima pesanan batik.
Ia melayani pesanan batik dibantu 5 orang bersama adiknya.
Dikatakan, dalam proses pembuatan batik membutuhkan waktu lama tergantung tingkat kerumitan dan banyaknya warna yang digunakan.
Karena itu, proses membatik tidak dilakukan di tempat Kelik Subarjo saja.
Tetapi, karyawannya juga membawa pulang untuk diselesaikan di rumah masing-masing.
Dalam proses pembuatannya, diakui, tidak mudah dan membutuhkan waktu lama.
Bisa sampai satu hingga dua bulan.
Hal ini dikarenakan dalam proses pengeringannya, batik tidak boleh terkena matahari langsung.
“Jadi, harus kering alami atau diangin-anginkan,” katanya.
Batik tulis milik Kelik Subarjo sudah terjual sampai ke luar negeri.
Di antaranya, Polandia, Amerika, dan Belanda.
Untuk hasil yang didapatkan juga tidak main-main mengingat kerajinan ini merupakan batik tulis yang sulit dan tidak semua orang bisa.
Untuk harganya yang paling murah Rp 300 ribu, dan yang paling mahal bisa sampai Rp 2,5 juta. (mg22/mg24/aro)
Editor : H. Arif Riyanto