Kampung bersih dan indah tentunya menjadi idaman masyarakat. Salah satunya Kampung Jambon Gesikan RW 4, Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah.
Warga kampung ini sangat peduli dengan keindahan dan kebersihan lingkungan. Mulai gang masuk Jambon Gesikan akan dimanjakan dengan tanaman hias, seperti bunga anggrek dan bougenville. Hampir di setiap pojok kampung dihijaukan dengan tanaman. Tujuannya, untuk mendapatkan udara yang sejuk meski berada di tengah kota.
“Kurang lebih ada 1.000 tanaman. Khusus anggrek ada sekitar 300 buah,” kata Ketua RW 4 Djoko Budi Sulistyo kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Kampung ini memiliki julukan Kampung Bersemi atau berkembang tumbuh secara alami.
“Dulu kami hanya punya taman sederhana. Semua tanamannya hasil swadaya masyarakat. Setiap menang lomba, uangnya digunakan untuk mengembangkan kampung,” ceritanya.
Penataan lingkungan menjadi indah ini tentunya tidak lepas dari campur tangan warga. Semua warga berperan aktif merawat lingkungan. Warga sudah memiliki kesadaran yang tinggi.
“Warga mendukung kegiatan yang kami adakan. Tugas perawatan tidak kami jadwal. Setiap pagi dan sore, dengan kesadaran sendiri, warga akan menyiram tanaman. Juga membersihkan lingkungan di sekitar rumah masing – masing,” jelasnya.
Kampung yang terdiri atas lima RT ini memiliki jumlah penduduk 312 jiwa. Ini merupakan kampung iklim di Kota Magelang. Ada kegiatan – kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat untuk mendukung Program Kampung Iklim (Proklim).
Kampung Jambon Gesikan memiliki kampung organik. Di lahan seluas 7×10 meter persegi, warga mengembangkan budidaya ikan, ternak ayam, sayur – sayuran, dan tanaman obat keluarga (toga). Uniknya, tanaman seperti kubis dan brokoli bisa tumbuh subur di tengah kota. Hasil dari kampung organik dimanfaatkan untuk kepentingan warga. “Warga bebas mengambil atau membeli, sesuai dengan keinginan mereka,” katanya.
Kampung Jambon Gesikan juga mempunyai bank sampah yang didirikan sejak 2015. Sudah ada 58 anggota. Setiap rumah warga disediakan kantong untuk memilah antara sampah organik dan anorganik. Pengolahan sampah juga dilakukan oleh warga RW 4.
Kampung Jambon Gesikan sudah memenangkan berbagai lomba lingkungan sejak 2012. Yang terbaru, berhasil meraih penghargaan Inovasi Proklim tingkat Provinsi Jawa Tengah 2023 kategori Video Inovasi Proklim.
Lurah Cacaban Tyas Ardhiyansah mengakui, Kampung Jambon Gesikan sebagai kampung yang indah dengan penataan lingkungan yang bagus. Ia berharap nantinya bisa menjuarai sampai tingkat nasional. Tyas juga berharap, Kampung Jambon Gesikan bisa menjadi contoh untuk kampung lain di Cacaban. “Kesadaran masyarakat di kampung ini sangat tinggi,” pujinya. (nofi triyanti/aro)
Editor : Lis Retno Wibowo