RADARMAGELANG.ID–Siapa bilang menikmati pemandangan dari puncak gunung harus melewati pendakian panjang dan melelahkan?
Di Jawa Tengah, ada satu gunung unik yang menawarkan panorama luar biasa tanpa harus bercucuran keringat untuk menaikinya.
Namanya Gunung Telomoyo, satu-satunya gunung di Indonesia yang bisa kita daki sampai puncaknya dengan sepeda motor.
Terletak di antara Kabupaten Magelang dan Kabupaten Semarang, Gunung Telomoyo menjulang setinggi sekitar 1.894 meter di atas permukaan laut.
Meskipun cukup tinggi, akses menuju puncaknya sangat bersahabat.
Jalannya sudah hampir semuanya diaspal mulus dari kaki gunung hingga ke puncak, memungkinkan kita naik motor atau bahkan jeep untuk langsung menikmati pemandangan di puncak tanpa harus trekking berjam-jam.
Akses ke puncak mewajibkan wisatawan untuk membayar tiket sebesar Rp15.000 pada hari biasa.
Sesampainya di puncak, kita akan disambut oleh panorama 360 derajat yang benar-benar memukau dari segala sisi.
Dari satu titik, kamu bisa melihat barisan gunung megah seperti Merbabu, Merapi, dan Andong berdiri gagah menghiasi cakrawala.
Di sisi lain, danau Rawa Pening tampak seperti cermin raksasa yang memantulkan cahaya matahari pagi dengan latar belakang Gunung Ungaran.
Tak hanya itu di sisi barat juga tampak si kembar Gunung Sumbing dan Sindoro yang indah saat cuaca cerah.
Selain pemandangan gunung di sekitarnya, dari atas kita juga disuguhkan dengan panorama desa-desa di kaki gunung dan persawahan yang luas nan indah.
Ketika cuaca cerah dan pada saat musim kemarau, langit biru berpadu dengan laut awan menjadi latar sempurna untuk foto-foto yang Instagramable.
Disarankan untuk ke sini pada bulan Juni-Agustus untuk cuaca yang bersahabat.
Saat cuaca berkabut pun suasana di gunung Telomoyo tak kalah indah!
Nuansa hutan berkabut yang menyelimuti pepohonan di kanan kiri jalan naik juga memiliki keindahannya tersendiri.
Tak heran jika Telomoyo kerap jadi pilihan favorit para penggemar fotografi alam.
Selain menawarkan pemandangan alam, sejumlah warung juga tersebar di beberapa titik untuk memungkinkan wisatawan istirahat, ngopi, atau makan sambil menikmati pemandangan alam dengan suasana yang sejuk. (mg4/aro)
Editor : H. Arif Riyanto