Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Balkondes Karangrejo Borobudur Magelang, Suguhkan Alam Pedesaan dan Hamparan Sawah Tak Jauh dari Gereja Ayam dan Punthuk Setumbu

Magang Radar Magelang • Sabtu, 12 April 2025 | 23:02 WIB
Balkondes Karangrejo Borobudur
Balkondes Karangrejo Borobudur

RADARMAGELANG.ID–Di tengah hamparan sawah dan nuansa pedesaan yang asri di Desa Karangrejo, Borobudur, Magelang, terdapat balai ekonomi desa yang tidak hanya menjadi tempat penginapan dan destinasi wisata, tetapi juga pusat kegiatan ekonomi dan budaya masyarakat.

Balkondes Karangrejo, yang terletak di Bumen Jelapan RT 1 RW 7, telah menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara sejak diresmikan pada tahun 2017.

Dibangun di atas tanah bengkok seluas 1.948 meter persegi yang tadinya adalah lahan persawahan, balkondes ini berdiri di bawah naungan Kementerian BUMN, dengan dukungan utama dari PT Pertamina.

Sebuah prasasti batu dengan tanda tangan Menteri BUMN 2014-2019, Rini Soemarno, menjadi saksi awal mula pembangunan tempat ini.

Nesti Maryani, 25, staf keuangan Balkondes Karangrejo mengatakan bahwa balkondes ini menawarkan 19 kamar yang dibagi dalam tiga kategori: Single, Couple, dan Family.

Tarifnya bervariasi tergantung musim. Penyewaan kategori Single dipasang harga Rp500 ribu (weekday), Rp 650 ribu (weekend), dan Rp 750 ribu (high season).

Kategori Couple  Rp1 juta (weekday), Rp1,3 juta (weekend), dan Rp 1,5 juta (high

season). Sementara itu, kategori Family Rp1,5 juta (weekday), Rp1,95 juta (weekend), dan Rp 2,25 juta (high season).

Fasilitas di semua kamar sudah setara hotel di antara lain AC, TV, Wi-Fi, pemanas air, hingga sarapan dan perlengkapan mandi lengkap.

Arsitektur bangunannya kental dengan nuansa Jawa, ditandai dengan atap limasan, pendopo, dan ornamen ukiran kayu yang indah.

Perkembangan dan pembangunan yang terjadi semenjak diresmikan meliputi penambahan parkir khusus karyawan, penambahan area taman bermain, gazebo lesehan, serta perbaikan akses dan saat ini sedang ada renovasi dapur.

Ia juga mengatakan, ada rencana mengubah beberapa bangunan penginapan yang saat ini terbuat dari kayu menjadi kaca.

“Saat ini baru satu dari sembilan, rencananya akan semuanya.” imbuhnya.

Balkondes Karangrejo selalu ramai pada saat hari libur nasional, terutama pada saat Waisak dan Borobudur Marathon.

Tidak hanya menyediakan tempat menginap, balkondes Karangrejo juga menjadi venue favorit untuk pernikahan, dengan restoran yang menyajikan kuliner lezat dan berbagai paket wisata.

Pengunjung bisa menyewa VW klasik, ATV, delman, jeep, hingga mengikuti kegiatan rafting.

Letaknya yang tidak jauh dari pusat wisata membuat balkondes ini menjadi pilihan akomodasi bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Candi Borobudur.

Selain itu juga masih satu desa dengan wisata Punthuk Setumbu dan Gereja Ayam.

Meski belum ada kolaborasi resmi dengan destinasi-destinasi tersebut, Nesti menyebutkan bahwa banyak wisatawan memilih menginap di sini karena kenyamanan dan kelengkapan fasilitas yang ditawarkan.

Akses menuju lokasi memang melewati pemukiman dan jalan desa, namun pengunjung tak perlu khawatir.

“Bus juga bisa masuk, tapi tergantung skill dari sopirnya,” kata Nesti.

Parkirnya pun luas, sehingga memungkinkan untuk didatangi rombongan pengunjung.

Fasilitas nyaman gazebo Balkondes Karangrejo
Fasilitas nyaman gazebo Balkondes Karangrejo

Sebagai balai ekonomi desa, Balkondes Karangrejo membawa dampak signifikan bagi perekonomian warga.

Penyediaan jasa untuk paket wisata merupakan hasil kerja sama dengan masyarakat setempat.

Selain itu, balkondes ini juga menjadi etalase produk UMKM Karangrejo, mulai dari makanan ringan hingga rempah-rempah.

Produk UMKM yang dijual pun dikemas dengan tradisional menggunakan anyaman bambu.

Keberhasilan balkondes ini juga menarik perhatian sejumlah publik figur ternama seperti Raffi Ahmad, Gading Marten, Desta, Ariel Noah, serta para pejabat negara, seperti Rini Soemarno dan Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Pariwisata saat ini, yang semuanya pernah menginjakkan kaki di Balkondes Karangrejo.

Balkondes Karangrejo bukan hanya tempat singgah bagi wisatawan yang berlibur, tetapi juga simbol kemandirian desa dalam mengelola potensi lokal dengan dukungan CSR dari perusahaan BUMN.

Meski begitu, Nesti mengungkapkan sebagian besar pengembangannya justru berasal dari pendapatan sendiri, bukan harus menunggu dari CSR.

Di tengah geliat pariwisata Borobudur, balkondes ini hadir sebagai contoh nyata bagaimana desa bisa memanfaatkan potensi yang ada. (rizky wibowo/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#Balkondes #borobudur #Punthuk Setumbu #Gereja Ayam #WISATA #penginapan #Balkondes Karangrejo