Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Balkondes Ngadiharjo Borobudur, Tawarkan Guest House Villa dan Guest House Cabin dengan Suasana Lembah dan Perbukitan Hijau

Magang Radar Magelang • Rabu, 19 Maret 2025 | 19:49 WIB

Balkondes Ngadiharjo dengan latar belakang perbukitan yang mengelilingi.
Balkondes Ngadiharjo dengan latar belakang perbukitan yang mengelilingi.

RADARMAGELANG.ID--Balkondes Ngadiharjo terletak di Dusun Ngabean, Desa Ngadiharjo, kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, merupakan salah satu balai ekonomi desa yang menawarkan pengalaman menginap dengan pemandangan lembah yang asri.

Berdiri di atas lahan seluas 10.500 meter persegi, balkondes ini menjadi salah satu yang terluas di kawasan Borobudur.

Dengan dukungan dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Balkondes Ngadiharjo menawarkan berbagai macam fasilitas bagi pengunjung dan wisatawan.

Di antaranya penginapan, restoran, serta berbagai aktivitas menarik, seperti outbound, trekking, cycling, dan ecoprint, yaitu sebuah teknik membatik dengan daun.

Baca Juga: Balkondes Duta Menoreh Tanjungsari Borobudur, Penginapan Bertarif Rp350 Ribu dengan View Perbukitan Menoreh

Baca Juga: Balkondes Ngargogondo Borobudur, Penginapan Asri di Kaki Perbukitan Menoreh Magelang

Ecoprint itu seperti membatik, tapi dengan daun,” jelas Ernawati, 33, admin Balkondes Ngadiharjo kepada Jawa Pos Radar Magelang.

Balkondes ini memiliki 12 kamar yang terbagi dalam dua kategori, yaitu Guest House Villa dan Guest House Cabin.

Kedua kategori ini menawarkan fasilitas yang sama, termasuk AC, WiFi, TV, pemanas air, dan sarapan.

Perbedaan terletak pada harga, dengan tarif Guest House Villa sebesar Rp550 ribu pada hari biasa, Rp650 ribu saat akhir pekan, dan Rp750 ribu pada high season atau puncak liburan.

Sementara itu, Guest House Cabin dipatok dengan harga Rp450 ribu pada hari biasa dan Rp500 ribu saat libur panjang.

Balkondes Ngadiharjo mulai dibangun pada 2017 dan diresmikan pada 2018.

Sebelumnya, tanah ini merupakan bengkok lurah yang digunakan sebagai lahan pertanian pada masa kepemimpinan Kades Wahyu Saryanto.

Sejak diresmikan, beberapa renovasi telah dilakukan, termasuk perbaikan pendopo pada awal 2023 serta pembangunan enam unit kamar tambahan pada akhir tahun yang sama dengan dukungan dan sponsor dari PLN.

 

Penginapan di Balkodes Ngadiharjo Borobudur.
Penginapan di Balkodes Ngadiharjo Borobudur.

Balkondes Ngadiharjo mengalami lonjakan pengunjung saat akhir tahun, awal tahun, dan periode Lebaran, khususnya mulai H+3 Idul Fitri.

Biasanya, balkondes ini menjadi pilihan alternatif ketika penginapan di sekitar Candi Borobudur telah penuh, karena merupakan salah satu balkondes yang agak jauh dari pusat keramaian, yaitu 6 kilometer dari Candi Borobudur.

Hal serupa juga terjadi saat ada acara besar, seperti Waisak dan Borobudur Marathon.

“Seperti tahun lalu misalnya, kamar-kamar sudah dipesan sejak Mei untuk keperluan marathon pada bulan Desember,” ungkap Ernawati.

Baca Juga: Sekarang Tinggal Kenangan! Balkondes Bigaran Borobudur Dulu Pernah Menjadi Destinasi yang Menyuguhkan Produk-Produk Cokelat Nikmat

Baca Juga: Dengan View Candi Borobudur, Menginap di Balkondes Wanurejo Magelang Dijamin Membuat Liburan Lebih Berkesan

Selain menjadi destinasi wisata, Balkondes Ngadiharjo juga dapat digunakan untuk mengadakan berbagai acara, seperti buka bersama, pernikahan, pertunjukan, dan gathering.

Beberapa tokoh ternama yang pernah mengunjungi tempat ini antara lain Ganjar Pranowo (2022), Sandiaga Uno (2022), serta grup musik Guyon Waton, Ndarboy Genk, dan Savana Band pada 2023.

Sebagai balai ekonomi desa, Balkondes Ngadiharjo berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) dengan menyumbangkan 20 persen dari Sisa Hasil Usaha (SHU) tahunan.

Balkondes ini juga memberikan dampak positif bagi warga sekitar, baik dengan menyediakan lapak bagi produk UMKM lokal saat periode ramai maupun dengan mempekerjakan warga sebagai pegawai tetap atau tenaga kasual dengan sistem upah harian.

Balkondes Ngadiharjo memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya menonjol dibanding balkondes lain.

Salah satunya adalah menu khas berupa mie enthok dan dawet yang menjadi daya tarik tersendiri.

Dari segi aksesibilitas, meskipun lokasinya agak jauh dari pusat Borobudur, pihaknya memastikan tempat ini tetap dapat dijangkau oleh bus besar.

Ditambah lagi, suasana alamnya yang asri dengan latar belakang Perbukitan Menoreh menawarkan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.

“Saat pagi, pengunjung bisa menikmati sunrise di antara bukit-bukit yang hijau dan asri,” tambah Ernawati. 

Baca Juga: Disayangkan! Balkondes Sambeng Borobudur Magelang, Kondisi Mangkrak, Banyak Ditumbuhi Tanaman Liar

Baca Juga: Balkondes Kenalan Borobudur Magelang Menawarkan Ketenangan dan Panorama Perbukitan Menoreh yang Asri

Dengan keindahan alam, fasilitas lengkap yang terawat, serta kontribusi bagi masyarakat sekitar, Balkondes Ngadiharjo menjadi salah satu pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati pengalaman menginap dan beraktivitas di tengah suasana lembah yang asri. (rizky wibowo/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#candi borobudur #pln #Balkondes #borobudur #Balkondes Ngadiharjo