RADARMAGELANG.ID–Balkondes atau Balai Ekonomi Desa merupakan program ciptaan BUMN yang difungsikan sebagai sebuah sarana untuk meningkatkan perekonomian daerah.
Balkondes menargetkan desa-desa di berbagai wilayah Borobudur, Kabupaten Magelang.
Terdapat setidaknya 20 Balkondes di Borobudur yang ada dan disponsori oleh berbagai perusahaan BUMN, Balkondes Bumiharjo adalah salah satunya.
Berdasarkan situs resminya, Balkondes Bumiharjo terletak di Dusun Sigug, Desa Bumiharjo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, tepatnya di Jalan Sentanu KM 2.
Jika dari Candi Borobudur, Balkondes ini berada kurang lebih 2 km ke arah utara.
Berada di pinggir jalan yang cukup ramai, Balkondes Bumiharjo memiliki akses yang dapat dijangkau dengan mudah.
Baca Juga: Balkondes Candirejo Borobudur, Penginapan dengan Sunrise di Atas Sungai Progo Magelang
Baca Juga: Balkondes Majaksingi Borobudur, Penginapan dengan View Perbukitan Menoreh Magelang
Memiliki total luas 2.423 m³, Balkondes ini memiliki ruang terbuka yang cukup luas dengan konsep tradisional Jawa melalui arsitektur bangunan pendopo dan limasan serta atap bergaya joglo.
Selain itu, Balkondes Bumiharjo memiliki berbagai macam fasilitas bagi pengunjung, meliputi pendopo serbaguna, restoran, gazebo, toilet, dan penginapan.
Bangunannya bernuansa tradisional dengan berbahan serba kayu mulai dari furniture, gazebo, dan ukiran-ukiran indah di atap pendopo.
Ditambah dengan lokasinya yang dekat dengan sawah, Balkondes Bumiharjo menyuguhkan suasana hijau dan angin sepoi-sepoi yang menyejukkan.
Penginapan yang ditawarkan di Balkondes Bumiharjo berjumlah tujuh kamar dalam tiga bangunan.
Dari tiga bangunan itu, dibagi menjadi kategori Family dan Deluxe.
Kategori Family dihargai Rp 1,5 juta per malam, sedangkan yang Deluxe sebesar Rp 450.000 per malam.
Kepada Jawa Pos Radar Magelang, pengelola Balkondes Bumiharjo, SIti Fatmawati, 44, mengatakan, Balkondes Bumiharjo didirikan pada 2017.
“Sebelum ada Balkondes, dulunya adalah tanah bengkok milik kades berupa persawahan,” ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa Balkondes ini pernah mengalami renovasi, dan yang paling baru adalah penambahan atap serta pendopo pada rentang tahun 2022-2023 untuk mengakomodasi berbagai macam acara yang digelar di sana.
Berbicara mengenai acara, Siti Fatmawati mengaku bahwa Balkondes Bumiharjo ramai pada masa-masa tertentu saja.
“Ramainya hanya pada saat ada bookingan acara. Kalau sehari-harinya ya sepi seperti ini,” lanjutnya.
Baca Juga: Balkondes Borobudur II Magelang Berkonsep Agro Eduwisata
“Meski begitu, kami setiap hari tetap buka dan beroperasi.”
Waktu-waktu tertentu yang dimaksud adalah liburan Natal dan Tahun Baru, bulan Ramadan dan Idul Fitri, serta sering juga di-booking sebagai tempat resepsi pada bulan-bulan tertentu yang dianggap sebagai bulan yang baik untuk menikah bagi orang yang percaya dengan kalender Jawa, yaitu Jumadil Akhir, Rajab, Ruwah, dan Besar.
Setiap tahun, Balkondes Bumiharjo juga ramai ketika diadakannya Borobudur Marathon karena lokasinya berada berdekatan dengan jalur para peserta lari.
Terdapat beberapa tokoh besar yang pernah datang ke Balkondes tersebut, di antaranya adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kapolda Jateng tahun 2019 Rycko Amelza Dahniel, dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada 2021.
Sementara itu, jika pada hari biasa, balkondes tersebut dikelola oleh enam orang, 4 adalah pegawai operasional, 1 shift malam, dan 1 gardener yang mengurusi kebun serta kebersihan. Namun ketika pada saat ramai dan perlu tambahan tenaga, Balkondes Bumiharjo mengandalkan warga sekitar untuk menjadi pegawai tambahan.
“Ini merupakan cara Balkondes untuk memberikan sumbangsih terhadap warga lokal, pengelola atau karyawannya semua juga warga sini,” tutur Siti Fatmawati.
Selain itu, Balkondes juga memesan sayuran dan bahan-bahan pokok dari warung-warung di sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan masak di restoran Balkondes.
Ketika ditanya apakah pernah ada studi banding dengan Balkondes lain, Siti Fatmawati mengatakan pihaknya pernah ikut membantu di berbagai Balkondes sekaligus belajar cara masak, plating, dan manajemen acara yang kemudian diaplikasikan ke Balkondes Bumiharjo.
Baca Juga: Balkondes Dengan Patung Gajah Ikonik di Borobudur, Balkondes Kembanglimus
Sementara itu, mengenai apa keunggulan Balkondes Bumiharjo, ia menjelaskan bahwa Balkondes tersebut memiliki pendopo yang banyak, parkir yang luas, dan harga makanan yang relatif terjangkau.
Sebaliknya, ia mengatakan bahwa kekurangan dari Balkondes ini adalah ada pada fasilitas toilet.
“Kekurangannya cuma ada di WC, cuma ada dua saja dan cukup kecil. Saya sudah mengajukan proposal ke desa dan sponsor, namun belum ada tindakan,” ucapnya.
Fasilitas toilet di Balkondes Bumiharjo memang tergolong sederhana.
Hanya berjumlah empat dengan masing-masing dua toilet untuk perempuan dan laki-laki.
Kepada Jawa Pos Radar Magelang, mengenai perusahaan apa yang menjadi sponsor Balkondes Bumiharjo, ia mengatakan PT Pembangunan Perumahan (PP) (Persero) Tbk.
Sedangkan BUMN pendampingnya adalah PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko serta PT Manajemen CBT Nusantara.
“TWC dan CBT, dulu dua itu pendampingnya. TWC dulu lalu CBT, tapi sekarang sudah tidak, hanya di awal-awal,” tutur Siti Fatmawati. (rizky wibowo/aro)