RADARMAGELANG.ID, Magelang - Grujugan Kali Bangkong merupakan sumber mata air alami yang berasal dari kolam renang di area wisata Taman Air Kali Bening.
Sumber mata air ini terletak di Desa Kalijoso, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.
Nama "Grujugan Kali Bangkong" berasal dari banyaknya katak yang dulunya menghuni area ini.
Di mana kata "bangkong" dalam bahasa Jawa berarti katak.
Airnya yang jernih dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai tempat wisata pemandian.
Selain itu, air di tempat ini dipercaya memiliki khasiat menyembuhkan berbagai penyakit, seperti saraf kejepit.
Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang mencari terapi alami.
"Sumber mata air asli kan, jadi nggak pake kaporit, untuk terapi juga bagus, terapi saraf kejepit itu pada kesini, Alhamdulillah sih pada cocok," ujar Siti Wahyuni, pedagang di Grujugan Kali Bangkong kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Meskipun belum terlalu dikenal luas, pengunjung Grujugan Kali Bangkong tidak hanya dari warga Magelang.
Tempat ini menarik pengunjung dari berbagai daerah, seperti Yogyakarta, Semarang, Temanggung, bahkan hingga luar Jawa, seperti Kalimantan dan Medan.
Wisata ini menyediakan beragam fasilitas seperti penyewaan ban, tempat bilas, penitipan barang, hingga warung makan.
Pengunjung dapat menikmati tempat ini tanpa dipungut biaya, kecuali saat tradisi padusan menjelang bulan Ramadan, di mana tiket masuk dikenakan biaya sebesar Rp 5.000.
"Masuk sini gratis mbak, kecuali waktu padusan, bayar Rp 5.000," imbuhnya.
Wisata Grujugan Kali Bangkong buka setiap hari tanpa batasan waktu, sehingga pengunjung bebas datang kapan saja. (neli anggraeni rohimah/aro)
Editor : H. Arif Riyanto