Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

PO Handoyo, Raja Jalanan dari Lembah Tidar Magelang, Kini Sudah Berusia 50 Tahun

H. Arif Riyanto • Minggu, 23 Februari 2025 | 23:24 WIB
PO Handoyo masih tetap berdiri tegap untuk mengangkut pengguna setia bus.
PO Handoyo masih tetap berdiri tegap untuk mengangkut pengguna setia bus.

RADARMAGELANG.ID—Magelang dikenal sebagai Lembah Tidar.

Saat ini, kota ini tengah menjadi pusat perhatian nasional.

Sedikitnya 505 kepala daerah berkumpul di Akademi Militer (Akmil) Magelang untuk mengikuti pembekalan alias retret, 21-28 Februari 2025.

Magelang juga dikenal sebagai pusat sejumlah perusahaan otobus (PO) legendaris.

Sebut saja PO Handoyo dan PO Santoso.

Di tengah persaingan moda angkutan darat, dua perusahaan otobus itu masih bertahan.

Mereka mampu menaklukkan persaingan antar pengusaha bus.

Termasuk menaklukkan tuntutan zaman saat ini dimana masyarakat banyak beralih ke moda transportasi lainnya yang lebih cepat seperti pesawat terbang dan kereta api.

Itu dibuktikan oleh PO Handoyo yang masih tetap berdiri tegap untuk mengangkut pengguna setia bus.

Baca Juga: Dampak Efisiensi Anggaran Pemerintah, Perusahaan Otobus Handoyo Magelang Siapkan Antisipasi

PO Handoyo sendiri didirikan oleh Dibyo Wibowo tahun 1975.

Nama Handoyo diambil dari putranya yang bernama Daniel Handoyo.

PO yang berada dibawah PT Indo Transport Abdimas tersebut dikelola siempunya nama bus yakni Daniel Handoyo.

PO Handoyo merupakanan raja jalanan dari Lembah Tidar Magelang.

Bahkan di masa sulitnya PO Handoyo sempat mengakuisisi PO lain seperti Mandala dari Jawa Timur yang bergabung ke Handoyo Group.

PO Handoyo sendiri dikenal dengan sasis bus dari Hino seperti AK dan RK.

Tak hanya itu, mereka juga menggunakan dari Mercedez-Benz serta karoseri yang digunakan yakni New Armada, Laksana serta Rahayu Santosa.

Tetapi belakangan PO Handoyo mempercayakan armada mereka kepada karoseri Adiputro.

Beberapa bus terbaru milik PO Handoyo juga kini menggunakan armada varian Jetbus yang merupakan karoseri asal Malang.

santoso

Baca Juga: PO Sumber Alam, Perusahaan Otobus Kebanggaan Warga Purworejo

Berkantor di Jalan Soekarno-Hatta di Magelang, Jawa Tengah, PO Handoyo juga memiliki garasi dengan armada mereka sebanyak 100 bus dan dekat beberapa garasi PO lainnya seperti PO Maju Makmur, PO Sumber Waras dan PO Santoso.

Pada awal berdirinya, PO Handoyo melayani trayek Yogyakarta – Semarang, Magelang – Weleri dan Magelang – Ngadirejo.

Kini PO Handoyo melayani trayek Jakarta-Yogyakarta-Klaten, Surabaya – Cirebon dan Jakarta – Wonogiri.

Tahun 2008 lalu, PO Handoyo hadir sebagai pelopor Cyber Bus yakni bus pariwisata dengan fasilitas rumah dan kantor.

Awalnya Cyber Bus digunakan untuk perjalanan keluarga, kemudian banyaknya permintaan konsumen sehingga digunakan sebagai bus pariwisata.

Cyber Bus Po Handoyo menggunakan mesin Volvo tipe B12M 12.000 cc, dengan bagasi lebih luas dan lebih tinggi, sehingga mampu meredam kebisingan luar. (aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#angkutan umum #sumber waras #Akademi Militer Magelang #laksana #adi putro #Retret #Lembah Tidar Magelang #New Armada Magelang #Akmil Magelang #efisiensi anggaran #Lembah Tidar #transportasi #Retret Kepala Daerah #bus santoso #PO Handoyo