RADARMAGELANG.ID—Buat yang baru belajar catur, langkah-langkah di awal permainan sering bikin bingung.
Soalnya, pilihan langkahnya banyak banget, tapi belum tahu mana yang bagus dan mana yang justru bikin rugi sendiri.
Padahal, kalau salah langkah dari awal, efeknya bisa kerasa sampai akhir permainan.
Nah, ini beberapa tips sederhana yang bisa membantu pemula mengatur langkah awal dengan lebih baik.
1. Kuasai Bagian Tengah Papan Dulu
Empat kotak di tengah papan catur itu paling berharga.
Kalau bidak kita bisa “menguasai” area tengah ini, gerakan kita jadi lebih leluasa, baik buat nyerang maupun bertahan.
Makanya, langkah pembuka yang paling umum dan dianjurkan adalah menggerakkan pion ke tengah papan lebih dulu.
2. Keluarkan Kuda dan Gajah Duluan
Setelah menguasai tengah papan, coba keluarkan dulu bidak kuda dan gajah, sebelum bidak lain seperti benteng atau menteri (ratu).
Soalnya, selama kuda dan gajah masih di posisi awal, gerakannya jadi terbatas.
Kalau dikeluarkan lebih dulu, kita jadi punya lebih banyak pilihan buat nyerang atau bertahan.
3. Jangan Buru-Buru Keluarkan Menteri (Ratu)
Banyak pemula pengin langsung mengeluarkan menteri di awal permainan karena bidak ini paling kuat.
Padahal, kalau menteri keluar terlalu cepat, dia jadi gampang diserang bidak lawan yang jauh lebih “murah”, kayak kuda atau pion.
Akibatnya, menteri jadi harus terus-menerus kabur ke sana kemari, dan itu buang-buang waktu.
4. Segera Amankan Raja dengan Rokade
Rokade itu langkah khusus buat mindahin raja ke posisi yang lebih aman di pojok papan, sekaligus mengaktifkan benteng.
Sebaiknya, rokade dilakukan secepatnya, karena raja yang masih nangkring di tengah papan jauh lebih rawan diserang mendadak sama lawan.
5. Jangan Gerakin Bidak yang Sama Berulang-ulang
Setiap langkah di awal permainan sebaiknya punya tujuan, yaitu bikin posisi kita makin kuat secara keseluruhan.
Kalau cuma menggerakkan bidak yang sama bolak-balik tanpa alasan jelas, itu cuma buang-buang waktu.
Sementara itu, lawan bisa memanfaatkan waktu tersebut buat memperkuat posisinya.
6. Kenali Beberapa Pola Pembukaan Sederhana
Pemula nggak perlu menghafal semua teori pembukaan catur yang rumit.
Cukup pahami satu atau dua pola pembukaan yang sederhana dan populer terlebih dahulu.
Dengan begitu, kita udah punya dasar yang cukup kuat sebelum nantinya belajar variasi-variasi lain yang lebih rumit.
Berikut beberapa contoh pembukaan yang cocok buat pemula:
Italian Game (buat yang jalan duluan/pion putih)
Caranya: pion tengah maju dua kotak, lalu kuda dikeluarkan buat nyerang, terus gajah dikeluarkan sambil ngincer bagian lemah di posisi lawan.
Pembukaan ini enak dipelajari karena langsung fokus nguasain tengah papan dan siap-siap rokade lebih cepat.
Ruy Lopez (juga buat pion putih)
Mirip Italian Game di awal, bedanya gajah dikeluarkan buat “menekan” kuda lawan yang lagi menjaga raja.
Pembukaan ini agak lebih strategis, tapi tetap gampang dipahami polanya begitu sering dilatih.
Sicilian Defense (buat pemain yang jalan kedua/pion hitam)
Kalau lawan buka duluan dengan pion tengah, kita bisa balas dengan pion di sisi yang beda supaya permainan jadi lebih seimbang dan ga langsung ngikutin skema lawan.
Pembukaan ini populer karena ngasih peluang buat balik nyerang, bukan cuma bertahan.
French Defense (juga buat pion hitam)
Pilihan ini lebih ke gaya bertahan rapi.
Kita majuin pion buat nahan tengah papan pelan-pelan, sambil nunggu momen yang pas buat balik nyerang.
Cocok buat pemula yang pengin belajar sabar dan ga gampang gegabah.
Nggak perlu langsung hafal semua nama dan urutan langkahnya.
Coba pilih satu dulu, mainkan berulang kali, dan rasakan sendiri pola serta alurnya.
Lama-lama, otak bakal otomatis “hafal” tanpa perlu dipaksa menghafal. (muhammad bintang pamungkas/aro)
Editor : H. Arif Riyanto