RADARMAGELANG.ID - Pada 27 Oktober 2024, dunia sepak bola menyaksikan momen luar biasa ketika Lamine Yamal, pemain muda berbakat dari Barcelona, berhasil mencetak gol di laga paling bergengsi: El Clasico.
Di usia 17 tahun dan 105 hari, Yamal memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah pertandingan antara Barcelona dan Real Madrid, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Ansu Fati.
Rekor Ansu Fati tercipta pada Oktober 2020 saat berusia 17 tahun dan 359 hari, namun kini Yamal berhasil menorehkan sejarah baru yang menjadi sorotan di Stadion Santiago Bernabeu.
Lahir pada 13 Juli 2007 di Mataró, Spanyol, Lamine Yamal bergabung dengan akademi Barcelona, La Masia, pada usia 7 tahun.
Bakat alaminya segera terlihat melalui kecepatan, teknik dribbling yang unggul, serta naluri mencetak gol yang kuat.
Kariernya terus berkembang di setiap level hingga kini menjadi bagian penting dari tim utama Barcelona.
Musim ini, Yamal menunjukkan konsistensi yang luar biasa di kompetisi La Liga dan semakin dikenal sebagai salah satu pemain muda paling potensial di Eropa.
Penampilannya di El Clasico kali ini membuktikan bahwa ia tak hanya memiliki bakat, tetapi juga kematangan mental di bawah tekanan tinggi.
Gol Yamal yang tercipta pada menit ke-67 setelah menerima umpan dari Raphinha, bukan hanya menjadi tambahan skor bagi Barcelona, tetapi juga simbol harapan baru bagi para penggemar Blaugrana.
Barcelona berhasil mengalahkan Real Madrid dengan skor telak 4-0, kemenangan yang memperkokoh posisi mereka di klasemen La Liga.
Performa Yamal di laga ini mengundang kekaguman, terutama mengingat usianya yang masih sangat muda.
Para pengamat sepak bola dan legenda mulai mengamati perkembangan Yamal dengan penuh antusiasme.
Mereka melihat bakatnya sebagai aset besar yang berpotensi bersinar dalam jangka panjang.
Pencapaian ini bukan hanya memberi Barcelona kemenangan, tetapi juga menandai tonggak sejarah baru yang menunjukkan kesiapan generasi baru di Sepak Bola Eropa.
Dengan setiap gol yang ia cetak, Lamine Yamal semakin mengukuhkan dirinya sebagai pemain yang menjanjikan masa depan cerah dalam dunia sepak bola. (mg28/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo