Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Gunung Merapi Muntahkan 37 Kali Guguran Lava ke Kali Bebeng dan Kali Boyong, Sekarang Masih Level III Siaga

H. Arif Riyanto • Jumat, 22 Desember 2023 | 23:55 WIB
Guguran lava Gunung Merapi
Guguran lava Gunung Merapi

RADARMAGELANG.ID, Sleman- Aktivitas Gunung Merapi yang berketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut naik signifikan, Rabu 20 Desember 2023 pukul 00.00-24.00 WIB.

Tercatat, gunung yang terletak di perbatasan DIY-Jateng tersebut memuntahkan sebanyak 37 kali guguran lava.

Masing-masing, sebanyak 30 kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Bebeng) dengan jarak luncur maksimum 1.700 meter.

Dan 7 kali guguran lava ke arah selatan (Kali Boyong) dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter.

Guguran lava sebanyak itu tercatat dalam MAGMA-VAR (Volcanic Activity Report) yang dikeluarkan KESDM, Badan Geologi, PVMBG; Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Kondisi cuaca Gunung Merapi cerah, mendung, dan berawan.

Angin bertiup lemah ke arah timur dan barat.

Suhu udara 15.8-26 °C, kelembaban udara 48-92 %, dan tekanan udara 837.8-918.6 mmHg.

Secara visual Gunung Merapi terlihat jelas, kabut 0-III, kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati.

Gunung Merapi mengalami kegempaan guguran (Jumlah: 95, Amplitudo: 2-48 mm, Durasi: 18.8-189.6 detik).

Serta kegempaan hybrid/fase banyak (Jumlah: 1, Amplitudo: 3 mm, S-P: 0.4 detik, Durasi: 5.6 detik).

Juga terjadi kegempaan tektonik jauh (Jumlah: 2, Amplitudo: 3-5 mm, S-P: tidak terbaca, Durasi: 37.96-55.08 detik).

Sedangkan tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di Level III (Siaga).

Atas kenaikan aktivitas yang signifikan tersebut BPPTKG mengeluarkan rekomendasi sebagai berikut:

  1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

  1. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
  2. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
  3. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#level siaga #gunung merapi #level siaga merapi #Kali Bebeng #Kali Boyong